Bikin Lansia Tabalong Bahagia dan Panjang Umur, Haji Fani Targetkan Angka Harapan Hidup Terus Naik

Teks foto  Bupati Tabalong, Ir. H. Muhammad Noor Rifani menyerahkan bingkisan kepada lansia disela peringatan Hari Lanjut Usia (Lansia) ke-30 tahun 2026 yang digelar meriah di Pendopo Bersinar Pembataan, Kamis (16/7/2026).(ist)(kalselpos.com)

Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani berkomitmen meningkatkan angka harapan hidup lansia lewat jaminan kesehatan dan bantuan sosial gratis.

Tanjung, kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Tabalong terus berkomitmen memanjakan para lanjut usia (lansia) di Bumi Sarabakawa. Bukan tanpa alasan, perhatian ekstra ini dirancang agar para sesepuh daerah tetap sehat, bahagia, dan memiliki angka harapan hidup yang terus meningkat setiap tahunnya.

Bacaan Lainnya

 

 

Komitmen besar tersebut ditegaskan oleh Bupati Tabalong, Ir. H. Muhammad Noor Rifani (Haji Fani), di sela-sela peringatan Hari Lanjut Usia (Lansia) ke-30 tahun 2026 yang digelar meriah di Pendopo Bersinar Pembataan, Kamis (16/7/2026).

 

 

“Kami berharap dengan menjaga kesehatan mereka melalui kegiatan kebersamaan, ditopang dengan bantuan sosial, para lansia kita bisa selalu sehat dan panjang umur. Kita ingin angka harapan hidup di Tabalong terus meningkat,” ujar Haji Fani.

 

 

Haji Fani mengungkapkan rasa syukurnya karena tren angka harapan hidup di Kabupaten Tabalong menunjukkan kurva positif dari tahun ke tahun. Menurutnya, resep di balik capaian ini adalah kolaborasi program yang menyentuh langsung kebutuhan para lansia.

“Sekarang (angka harapan hidup) terus meningkat.Berkat adanya berbagai kegiatan, pendampingan kesehatan, hingga bantuan sosial, mudah-mudahan usia harapan hidup para lansia kita semakin tinggi,” tambahnya.

 

 

Bagi Haji Fani, memperhatikan kesejahteraan lansia bukan sekadar urusan sosial, melainkan investasi masa depan. Kehadiran lansia yang sehat dan bahagia dinilai akan menjadi pilar penting bagi generasi muda.

“Dengan begitu, generasi Tabalong saat ini dan yang akan datang mempunyai pijakan yang kuat untuk tumbuh menjadi generasi yang unggul,” tegasnya.

 

 

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan,

Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Tabalong, H. Syam’ani, menjelaskan bahwa peringatan hari lansia ini menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah untuk melindungi dan melayani para orang tua kita.

“Melalui momentum ini, kami ingin terus menumbuhkan kepedulian publik agar para lansia di Kabupaten Tabalong tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat,” terang Syam’ani.

 

 

Ia membeberkan sederet program andalan yang selama ini menjadi “jaring pengaman” sosial bagi para lansia di Tabalong:

• Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

• Bantuan Pangan Daerah serta Program Belatani.

• Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar (ASLUT).

• Program Permakanan Lansia (khusus untuk lansia telantar yang belum terjangkau program jaminan lainnya/Non-MBG).

Hebatnya lagi, bagi lansia telantar yang belum tersentuh bantuan, Pemkab Tabalong siap mengantarkan makanan langsung ke mereka.

“Kami memberikan perhatian khusus kepada lansia telantar yang belum terjangkau program lain. Setiap hari, kami mengantarkan makanan untuk pagi dan siang langsung dari Pemkab Tabalong,” pungkas Syam’ani.

 

 

 

Pos terkait