Anggota Komisi IX DPR RI Mariana Abidin meminta penanganan karhutla dan kabut asap di Kalsel dilakukan secara cepat, terpadu, dan maksimal.
Banjarmasin, kalselpos.com — Kondisi kualitas udara akibat kabut asap yang ditimbulkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan dinilai semakin memprihatinkan. Asap yang menyelimuti sejumlah kabupaten dan kota berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, terutama meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Gerindra, Hj Mariana Abidin S. AB MM, mengatakan penanganan Karhutla harus dilakukan secara lebih cepat dan terpadu. Menurutnya, petugas di lapangan mulai menghadapi kondisi berat karena titik kebakaran tersebar di sejumlah wilayah.
“Para petugas BPBD, TNI, Polri dan relawan sudah berjibaku siang dan malam. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir, api mulai merambat mendekati permukiman penduduk,” ujarnya.
Mariana mengapresiasi seluruh personel yang terus bekerja tanpa mengenal waktu untuk mengendalikan kebakaran. Ia mendorong pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan mengerahkan fasilitas, personel dan strategi penanganan secara maksimal.
Ia optimistis, dengan sinergi dan semangat gotong royong seluruh komponen masyarakat, Karhutla di Kalsel dapat segera dikendalikan.





