Polsek Banjarmasin Tengah membagikan 500 masker kepada warga dan pelajar di Simpang Empat Mulawarman sebagai langkah pencegahan ISPA.
Banjarmasin, kalselpos.com –
Kepolisian Sektor (Polsek) Banjarmasin Tengah membagikan ratusan masker kepada warga dan para pelajar di kawasan Simpang Empat Mulawarman, Banjarmasin Tengah. Oleh karena itu, aksi nyata ini menjadi langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari risiko gangguan kesehatan. Petugas memfokuskan program ini untuk menekan angka kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah hukum tersebut.
Personel kepolisian membagikan sebanyak 500 lembar masker dalam kegiatan sosial tersebut. Selanjutnya, sasaran pembagian menyasar masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalan raya dan para pelajar setempat. Kapolsek Banjarmasin Tengah, AKP Bimasa Zebua, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian. Sebab, warga dan anak sekolah setiap hari berhadapan dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi.
Bimasa menegaskan bahwa pembagian masker ini berfungsi sebagai langkah pencegahan dini. Di samping itu, ia mengimbau para pelajar agar membiasakan diri mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Menurutnya, penggunaan masker menjadi cara paling sederhana untuk melindungi saluran pernapasan dari paparan debu dan asap kendaraan.
Selain membagikan masker, jajaran Polsek Banjarmasin Tengah juga mengedukasi masyarakat secara langsung. Mereka mengajak warga untuk meningkatkan kesadaran dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Bahkan, Bimasa berharap kegiatan ini mampu mengubah perilaku masyarakat agar lebih peduli pada kesehatan lingkungan.
Petugas juga mengingatkan para pelajar agar tidak mengabaikan kondisi fisik mereka selama beraktivitas. Jika mengalami gejala batuk atau sesak napas, warga harus segera beristirahat dengan cukup. Akhirnya, program ini membuktikan kehadiran Polri secara nyata di tengah masyarakat luas. Agenda kepolisian tidak hanya terbatas pada urusan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) saja, melainkan juga menyentuh sektor kesehatan publik.





