Bantuan Kejurprov Kalsel 2026 Naik, Setiap Cabor Dapat Rp25 Juta

Teks Foto: Suasana dalam Gedung Dispora Kalsel yang berada dikawasan Jalan Pramuka Banjarmasin Timur Kalimantan Selatan(kalselpos.com)

Pemprov Kalsel meningkatkan dukungan anggaran Kejurprov 2026 menjadi Rp25 juta per cabor, mencakup biaya kepanitiaan dan hadiah pemenang.

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Kejurprov) mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2026. Jika pada tahun sebelumnya bantuan hanya diperuntukkan bagi kepanitiaan, tahun ini dukungan bertambah dengan alokasi khusus untuk hadiah pemenang.

Bacaan Lainnya

 

Kepala Seksi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan, Zulhaidir, mengatakan pada tahun 2025 setiap cabang olahraga (cabor) yang menyelenggarakan Kejurprov hanya mendapat bantuan kepanitiaan.

 

“Untuk tahun 2025, setiap cabor Kejurprov mendapatkan bantuan kepanitiaan,” ujar Zulhaidir saat dihubungi melalui WhatsApp Messenger, Selasa (11/8/2026).

 

Ia menjelaskan, dukungan dari Pemprov Kalsel tahun 2026 naik menjadi Rp25 juta untuk masing-masing cabor. Dari jumlah itu, Rp10 juta untuk hadiah pemenang dan Rp15 juta untuk biaya kepanitiaan.

 

“Alhamdulillah di tahun 2026 totalnya Rp25 juta. Bantuan Rp10 juta untuk hadiah dan Rp15 juta untuk kepanitiaannya,” jelasnya.

 

Meski naik, Zulhaidir mengakui jumlah itu belum sepenuhnya mencukupi seluruh kebutuhan. Biaya penyelenggaraan kejuaraan cukup besar, sehingga dukungan pemerintah terus disesuaikan dengan kebutuhan lapangan. Namun, pihaknya memastikan bantuan yang ada sudah diupayakan secara maksimal.

 

“Itu pun kami anggap masih kurang, dan itu sudah kami lakukan secara maksimal,” katanya.

 

Penyelenggaraan Kejurprov tetap diserahkan kepada masing-masing cabor dengan mempertimbangkan kesiapan dan kebutuhan setiap cabang. Zulhaidir berharap peningkatan bantuan ini mempermudah pelaksanaan kompetisi sekaligus mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan.

 

Kejurprov bukan sekadar ajang bertanding, melainkan sarana menemukan bibit atlet potensial serta mempersiapkan atlet Kalsel menghadapi kompetisi tingkat yang lebih tinggi.

 

 

Pos terkait