Pemkot Banjarbaru melalui Diskominfo meluncurkan BAPINTAR untuk mengintegrasikan berita, analisis sentimen, dan pengaduan masyarakat.
Banjarbaru, Kalselpos.com – Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat transformasi digital di lingkungan kerja. Pihaknya menghadirkan inovasi baru bernama BAPINTAR. Dinas Komunikasi dan Informatika mematangkan pengembangan sistem canggih ini. Langkah tersebut bertujuan menyatukan berbagai sumber informasi dalam satu tampilan utama. Data masuk meliputi pemberitaan media, media sosial, analisis sentimen, hingga laporan masyarakat.
Oleh karena itu, BAPINTAR menjadi langkah strategis pemerintah daerah. Sistem ini mendukung penuh pimpinan untuk mengambil keputusan berbasis data riil. Melalui platform tersebut, pimpinan dapat memantau isu publik secara cepat. Informasi mengalir secara tepat dan langsung ke layar monitor. Dengan demikian, mereka tidak perlu lagi mengumpulkan data dari berbagai tempat terpisah.
Sebenarnya, aplikasi ini lahir dari Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas. Kegiatan kompetensi ini berjalan khusus di lingkungan Diskominfo. Pengembangannya bertujuan menjawab kebutuhan sistem informasi yang menyajikan data menyatu. Alhasil, setiap kebijakan publik memiliki dasar analisis yang kuat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Sirajoni menyambut baik kehadiran inovasi tersebut. Menurutnya, BAPINTAR akan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan secara keseluruhan. Sebab, aparatur dapat mengakses seluruh informasi penting dengan cepat dan lengkap.
“Informasi yang tersaji cepat dan terhubung sangat membantu kami. Langkah ini membuat penyusunan kebijakan lebih tepat. Pengambilan keputusan juga berjalan lebih tanggap,” ujar Sirajoni.
Sebelum menggunakan sistem secara penuh, tim pengembang melakukan langkah persiapan. Kepala Bidang Komunikasi bersama tim telah memaparkan sistem ini secara detail. Mereka memberikan penjelasan kepada Kepala Diskominfo dan Sekretaris Daerah. Tentu saja, paparan ini menjadi bagian dari penyempurnaan sistem agar berjalan maksimal.
Terkait hal tersebut, Kepala Diskominfo Muhammad Agus Adrian memberikan penjelasan tambahan. Menurutnya, BAPINTAR mendorong percepatan perubahan digital di lingkungan pemerintah kota.
“Lewat tampilan yang menyatu, pantauan media berjalan lebih cepat. Analisis opini juga mengalir secara akurat. Hal ini menjadi bahan pertimbangan penting bagi pimpinan,” katanya.
Selanjutnya, BAPINTAR memiliki berbagai fitur pendukung proses analisis data. Fitur Dashboard menampilkan ringkasan isu lewat gambar visual yang menarik. Gambar tersebut sangat mudah dimengerti oleh pengguna. Sementara itu, menu Semua Berita memudahkan penelusuran informasi berdasarkan kategori, media, waktu, dan sifat berita.
Selain itu, aplikasi ini menyediakan fitur Tren Sentimen secara khusus. Fitur ini memetakan pandangan masyarakat terhadap suatu hal secara spasial. Pemerintah jadi lebih cepat mengetahui potensi masalah sejak dini. Kemudian, mereka dapat menyusun strategi komunikasi yang pas bagi publik.
Keunggulan lain dari sistem ini adalah Peta Sebaran Keluhan per Kecamatan. Menu ini menampilkan lokasi aduan masyarakat secara nyata. Akhirnya, peta ini menjadi acuan bagi instansi untuk menentukan prioritas penanganan. Mereka bergerak cepat sesuai kondisi riil daerahnya.
Di samping itu, sistem ini juga menampilkan lima topik paling banyak dibicarakan. Pemerintah dapat segera mengenali isu penting secara cepat. Langkah ini membantu pimpinan mengambil tindakan antisipatif sebelum masalah meluas ke area lain.
Bahkan, BAPINTAR menghubungkan data media dan daftar instansi secara langsung. Platform ini juga mengintegrasikan layanan aduan SP4N LAPOR! dalam satu tempat terpadu. Harapannya, langkah ini meningkatkan kerja sama antarinstansi. Sinergi tersebut akan mempercepat tanggapan pemerintah terhadap keluhan warga.
Melalui BAPINTAR, Pemkot Banjarbaru menegaskan tekad kuat membangun pemerintahan digital. Mereka menginginkan pemerintahan yang tanggap, terbuka, dan berpegang pada data murni. Oleh sebab itu, inovasi ini menjadi pondasi kebijakan yang tepat sasaran. Aplikasi ini siap menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.





