Dinas Perikanan Kotabaru latih UMKM dan PKK bikin inovasi unik mulai dari es krim lele hingga cendol ikan bandeng untuk dongkrak nilai jual.
Kotabaru, kalselpos.com – Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru menggelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan selama empat hari dimulai Selasa hingga Jumat bertempat di Aula Kantor Dinas Perikanan setempat, Selasa (14/07/2026) pagi yang dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Kotabaru Zaenal Arifin, S.STP., M.Si.
Pelatihan ini diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan, Tim Penggerak PKK, serta 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang ada di Kabupaten Kotabaru.
Untuk mengisi pelatihan, Dinas Perikanan menghadirkan dua narasumber dari Gresik, Jawa Timur, yaitu Agung Nuri Wijaya dan Kikis Rochana Handayani yang ahli di bidang inovasi produk perikanan.
Selama pelatihan, peserta akan menerima materi dan praktik langsung pembuatan 5 inovasi produk olahan berbahan dasar ikan, yakni:
1. Ikan Bandeng Cabut Duri
2. Pembuatan Mie dan Topping Ikan Bandeng
3. Pembuatan Ice Cream Ikan Lele
4. Pembuatan Cendolika Ikan Bandeng
5. Pembuatan Sambal Bandeng Asap
Kepala Dinas Perikanan Kotabaru *Zaenal Arifin dalam sambutannya berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan ilmu yang diberikan selama pelatihan.
“Manfaatkanlah ilmu yang didapat pada pelatihan pengolahan hasil perikanan beberapa hari ini dengan bahan ikan lele dan bandeng. Nantinya bisa dipraktikkan sehingga usahanya bisa bervariasi dan lebih beragam dengan nilai jual yang lebih tinggi serta bisa meningkatkan penghasilan keluarga,” ucap Zaenal.
“Kalau kita olah sedemikian rupa yang menarik dan berinovasi tentu akan mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi,” lanjutnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas pelaku UMKM dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah tinggi. Selain itu juga untuk memperluas pemasaran dan daya saing produk lokal Kotabaru.
Dengan adanya pelatihan ini, Dinas Perikanan Kotabaru berharap para pelaku UMKM dapat menciptakan produk olahan ikan yang unik, menarik, dan mampu menjadi oleh-oleh khas daerah.
Setelah pembukaan dan penyampaian materi dari narasumber, para peserta dari unsur PKK, DWP, dan pelaku UMKM langsung mempraktikkan pembuatan ice cream ikan lele dan produk lainnya.





