Banjarbaru, kalselpos.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui
Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) melaksanakan penganugerahan pemenang Kalsel Innovation Award (KIA) 2025, di Gedung Idham Chalid, Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Kamis (20/11).
“Alhamdulillah di tahun 2025 ini kita mengalami kenaikan signifikan dari segi kuantitatif peserta. Terhitung kurang lebih ada 90 orang yang berpartisipasi mendaftarkan diri untuk kegiatan ini,” kata Kepala Brida Kalsel, Taufik Hidayat usai kegiatan.
Ia juga menambahkan, dari segi kualitas juga mengalami peningkatan, sebab Brida Kalsel menghadirkandari dewan juri dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan akedemisi.
Disampaikannya, kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi dan inovasi untuk kemajuan Kalsel di tengah adanya efesiensi anggaran.
KIA merupakan bentuk apresiasi terhadap semangat dan keberhasilan inovator di lingkungan SKPD Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Kalsel.
“Pelaksanaan KIA ini adalah komitmen nyata dari Pemerintah Provinsi dalam meningkatkan penilaian indeks inovasi daerah di banua kita. Harapannya, Kalsel dapat menjadi salah satu provinsi terinovatif di Indonesia,” ujarnya.
Adapun lima tahapan pelaksanaan KIA tahun 2025 meliputi, pertama tahapan pendaftaran serta persiapan data dukung inovasi, kedua inputing sistem melalui aplikasi solidkalselprov, ketiga tahapan seleksi berkas administrasi dan penilaian proposal data inovasi, keempat tahapan presentasi dan wawancara, kelima tahapan penganugerahan pemenang.
KIA tahun ini mengadopsi metode pengumpulan data inovasi berbasis sistem digital guna menciptakan ekosistem data inovasi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Sementara itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel berhasil meraih juara 1 KIA 2025 Tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kalsel.
Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh tim yang terlibat dalam penganugrahan KIA 2025.
“Alhamdulillah dari 90 peserta Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan meraih juara pertama di tingkat SKPD dengan menggelorakan SI-Apung Kasela, yakni Sistem Inovatif Padi Apung
yang dikembangkan di Kalimantan Selatan untuk produksi padi off-season yang berkelanjutan di Kalsel,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





