Memperindah Bundaran Besar, Gubernur Kalteng Ingin Bangun RTH

Teks foto: Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran (kaos merah) didampingi Kadis PU Provinsi Kalteng H Shalahudin dan Kadishut Provinsi Kalteng H Agustan Saining saat jalan santai di Bundaran Besar Kota Palangka Raya, Selasa (13/2 ). (Istimewa)

Palangka Raya, kalselpos.com

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melengkapi pembangunan Bundaran Besar yang menjadi ikon Kota Cantik Palangka Raya dengan keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Bacaan Lainnya

 

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran didampingi Kadis PU Provinsi Kalteng H Shalahudin dan Kadishut Provinsi Kalteng H Agustan Saining di Palangka Raya, Selasa (13/2 ) mengatakan, dengan akan rampungnya Bundaran Besar, dirinya berkeinginan menata kembali kawasan sekitarnya secara komprehensif, termasuk membangun RTH.

 

“Dengan demikian Bundaran Besar betul-betul menjadi sebuah tempat yang menciptakan multiplier effect -dampak ganda-, di antaranya pertumbuhan ekonomi pariwisata, hingga sarana edukasi dan rekreasi bagi warga Kalteng yang memadai,” katanya.

 

Dijelaskan orang nomor 1 di Kalteng sambil jalan santai mengelilingi Bundaran Besar dalam rangka peninjauan progress pinishing akhir pembangunan bundaran besar, pembangunan RTH tersebut direncanakan dengan memugar atau membongkar bangunan eks Gedung KONI atau gedung DPRD lama yang ada saat ini. Jika diperlukan, juga termasuk kantor Dispora dan kantor Disnakertrans saat ini.

 

“Saya berpendapat, kantor atau gedung pemerintah sudah tidak layak dari sisi estetika jika berada di kawasan bundaran. Akan lebih tepat jika Bundaran Besar saat ini menyatu dengan kawasan Ruang Terbuka Hijau, dilengkapi playground taman bermain edukatif bagi anak-anak, serta bangunan satuan pendidikan Taman Kanak-Kanak,” ucap Gubernur.

 

Di sisi lainnya, tempat ini parkir atau basement parkir ditata dengan azas tata ruang yang ramah lingkungan, sehingga bagi para pengunjung tidak lagi menggunakan bahu-bahu jalan area bundaran sebagai lokasi parkir kendaraan sehingga tertata rapi dan bersih.

 

Gubernur menegaskan, sebuah gagasan dan inovasi, tentunya melahirkan pendapat baik pro maupun kontra adalah hal yang lumrah dalam demokrasi, sepanjang pemikiran maupun pendapat untuk kemajuan Kalteng. Justru dengan ide dan gagasan yang inovatif warga Kalteng Pemprov Kalteng menyambut baik.

 

“Perbedaan tidaklah dimaknai sebagai suatu perpecahan, justru dengan perbedaan pandangan dan pendapat, makin memperkaya khasanah berfikir untuk menggapai serta menuju Kalteng BERKAH tentunya,” paparnya.

 

Kepada sejumlah awak Media sambil jalan santai di Bundaran Besar Kota Palangka Raya, Gubernur Kalteng mengharapkan, secara demokratis, dirinya mempersilakan bagi masyarakat Kalimantan Tengah memberi masukan konstruktif terhadap ide maupun gagasan tersebut.

 

“Berbeda pandangan dan pendapat adalah hal yang biasa, dan demokrasi menghalalkan perbedaan karena perbedaan itu indah, demi mewujudkan cita-cita besar Kalteng

makin BERKAH untuk kejayaan NKRI,” pungkasnya.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait