56 pegawai KPK tak lulus TWK ‘ditarik’ ke Polri guna perkuat bidang Tipikor

  • Whatsapp
Jenderal Listyo Sigit Prabowo(kalselpos.com)

Jakarta, kalselpos.com – Pegawai KPK yang tak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) akan ditarik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Polri guna memperkuat bidang tindak pidana korupsi (tipikor).

“Rekam jejak dan pengalaman mereka di tipikor, sangat bermanfaat untuk memperkuat jajaran organisasi Polri yang sedang kita kembangkan,” jelas Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Papua, Selasa (28/9), sebagaimana dikutip kalselpos.com dari banuapost.co.id.

Bacaan Lainnya

Menurut mantan Kabareskrim Polri ini, awal mula rencana perekrutan 56 pegawai KPK menjadi ASN Polri, setelah berkirim surat kepada Presiden Jokowi.

Kapolri menyebut, 56 pegawai KPK tersebut dibutuhkan sebagai upaya pencegahan tindak pidana korupsi dalam rangka mengawal program penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional serta kebijakan strategis yang lain.

“Oleh karena itu kami berkirim surat kepada Pak Presiden, memohon 56 orang yang tak lulus tes TWK untuk bisa kita tarik, kemudian kita rekrut jadi ASN Polri,” jelasnya.

Surat permohonan sudah direspons Presiden Jokowi melalui Mensesneg dan menyatakan kesetujuan akan rencana tersebut.

“Kemarin tanggal 27 kami dapat surat jawaban dari Pak Presiden melalui Mensesneg. Secara tertulis prinsipnya beliau setuju 56 orang pegawai KPK untuk bisa menjadi ASN Polri,” ucapnya.

Setelah itu, Presiden Jokowi meminta Polri menindaklanjuti rencana tersebut dan berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (KemenPAN-RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Proses sedang berlangsung. Mekanismenya seperti apa sedang kita diskusikan bisa merekrut 56 orang tersebut menjadi ASN Polri,” demikian Kapolri.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.