BANJARMASIN, Kalselpos.com – Krisis pasokan listrik yang belum sepenuhnya pulih mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mengambil langkah konkret untuk menghemat penggunaan energi. Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin agar segera melakukan penyesuaian pengoperasian Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan mengurangi intensitas penerangan di sejumlah titik.
Kebijakan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemko terhadap upaya menjaga keandalan pasokan listrik yang masih mengalami defisit. Namun, Yamin menegaskan pengurangan penerangan tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan harus tetap mengutamakan keselamatan masyarakat.
“Saya minta Dinas Perhubungan segera melakukan penyesuaian pengoperasian Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan mengurangi intensitas penerangan pada titik-titik yang memungkinkan, tanpa mengabaikan aspek keselamatan pengguna jalan,” tegas Yamin, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, efisiensi energi menjadi langkah yang perlu dilakukan di tengah kondisi pasokan listrik yang belum stabil. Meski demikian, sejumlah lokasi vital harus tetap mendapatkan penerangan optimal agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.
“Ruas jalan utama, persimpangan, fasilitas umum, rumah sakit, serta lokasi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi harus tetap mendapatkan penerangan yang memadai. Keselamatan masyarakat tidak boleh dikorbankan,” ujarnya.
Yamin juga mengingatkan agar Dishub tidak menerapkan pengurangan lampu jalan secara menyeluruh. Penyesuaian harus dilakukan secara selektif berdasarkan kebutuhan di lapangan dengan mempertimbangkan aspek keamanan, keselamatan, serta tingkat aktivitas masyarakat pada setiap kawasan.
Selain itu, ia meminta Dishub memperkuat koordinasi dengan PT PLN (Persero) agar kebijakan penghematan energi berjalan selaras dengan proses pemulihan sistem kelistrikan yang sedang berlangsung.
“Lakukan pengaturan secara selektif, koordinasikan dengan PLN, dan sampaikan kepada masyarakat bahwa kebijakan ini hanya bersifat sementara hingga kondisi kelistrikan kembali normal. Keselamatan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya.





