Peringati Hakordia 2026, Inspektorat Kota Banjarbaru menggelar sosialisasi dan edukasi pendidikan antikorupsi bagi siswa SMPN 14 Banjarbaru.
Banjarbaru, Kalselpos.com – Upaya membangun budaya antikorupsi tidak cukup hanya dilakukan melalui penindakan. Penanaman nilai kejujuran dan integritas sejak usia sekolah menjadi langkah penting untuk mencetak generasi masa depan yang bersih dan bertanggung jawab.
Komitmen tersebut diwujudkan Inspektorat Kota Banjarbaru melalui kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pendidikan Antikorupsi dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2026, Rabu (4/11/2026).
Mengangkat tema “Berantas Korupsi untuk Negeri”, kegiatan edukasi ini berlangsung di SMP Negeri 14 Banjarbaru, Jalan Trikora, Kelurahan Guntungmanggis, Kecamatan Landasan Ulin. Pesertanya merupakan siswa kelas VIII yang terbagi dalam lima rombongan belajar.
Program ini menjadi bagian dari penerapan Zona Pendidikan Antikorupsi di lingkungan sekolah menengah pertama di Kota Banjarbaru.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak memahami bahwa perilaku antikorupsi harus dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta keberanian untuk bertindak benar menjadi fondasi utama yang perlu ditanamkan sejak dini.
Inspektorat Banjarbaru memandang sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Tidak hanya sebagai tempat menimba ilmu pengetahuan, sekolah juga menjadi lingkungan penting untuk membangun kepribadian dan membiasakan perilaku positif.
Pembentukan karakter berintegritas sejak bangku sekolah diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki prinsip moral yang kuat.
Melalui edukasi berkelanjutan ini, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap kesadaran antikorupsi semakin tumbuh di kalangan pelajar. Dengan demikian, generasi muda nantinya dapat menjadi bagian dari perubahan dalam mewujudkan masyarakat dan pemerintahan yang bersih, jujur, serta bebas dari praktik korupsi.





