Pengurus IGTKI-PGRI Kota Banjarbaru periode 2026–2031 resmi dilantik guna memperkuat kompetensi guru TK dan meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini.
Banjarbaru, Kalselpos.com – Peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini membutuhkan tenaga pendidik yang kompeten dan profesional. Karena itu, keberadaan organisasi profesi guru memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya pendidik yang berkualitas.
Komitmen tersebut menjadi salah satu harapan dalam pelantikan pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia – Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kota Banjarbaru masa bakti 2026–2031, yang berlangsung di Aula Widyatama Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Selasa (3/11/2026).
Pelantikan dipimpin langsung Ketua IGTKI-PGRI Provinsi Kalimantan Selatan, Noor Lailawati. Selain pengurus tingkat kota, jajaran pengurus IGTKI-PGRI kecamatan se-Kota Banjarbaru juga turut dilantik.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Banjarbaru Atika Anggraini, Kepala Dinas Pendidikan, Ketua PGRI Kota Banjarbaru, Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan, serta para pengawas dan kepala TK.
Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Banjarbaru, Atika Anggraini menyampaikan, bahwa kepengurusan baru diharapkan mampu membawa semangat dan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan anak usia dini.
“Saya berharap IGTKI-PGRI dapat terus menjadi wadah yang aktif dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru, khususnya para pendidik anak di usia dini,” ucapnya.
Ia menyampaikan, pendidikan anak usia dini merupakan tahapan penting dalam membangun karakter dan kepribadian anak. Pada masa tersebut, fondasi kemandirian, kreativitas, serta kemampuan sosial mulai dibentuk.
“Guru taman kanak-kanak memiliki tanggung jawab strategis dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas dan kemampuan pendidik harus menjadi perhatian bersama,” katanya.
Selain dituntut memiliki kompetensi yang baik, para guru juga diharapkan mampu mengikuti perkembangan zaman dan menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan anak.
“Para pendidik diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa mengesampingkan kebutuhan dan dunia anak,” ujarnya.
Penguatan kerja sama juga menjadi perhatian penting. Sinergi antara guru, organisasi profesi, pemerintah daerah, dan orang tua dinilai menjadi kunci dalam memberikan pendampingan pendidikan yang optimal, baik di sekolah maupun lingkungan keluarga.
Menutup sambutannya, Bunda PAUD Kota Banjarbaru mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, menjaga kekompakan, serta memperkuat koordinasi hingga tingkat kecamatan.
Dengan kepengurusan baru ini, IGTKI-PGRI Banjarbaru diharapkan semakin berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini yang merata dan berkualitas.
Amanah masa bakti 2026–2031 tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat profesionalisme guru TK sekaligus mempersiapkan generasi Banjarbaru yang cerdas, kreatif, mandiri, dan berkarakter.





