DP3A P2KB PMD Kabupaten Balangan Gelar Darling untuk Edukasi cegah Stunting

Teks foto Foto bersama peserta kegiatan Gerakan Pelajar, Remaja Sadar dan Peduli Stunting (Gelar Darling).(ist)(kalselpos.com)

DP3A P2KB PMD Balangan menggelar program Gelar Darling untuk mengedukasi puluhan pelajar mengenai pencegahan stunting dan pola hidup sehat sejak dini.

Paringin, kalselpos.com-Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3A P2KB PMD) Kabupaten Balangan melibatkan pelajar dan remaja dalam upaya meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan stunting sejak dini melalui Gerakan Pelajar, Remaja Sadar dan Peduli Stunting (Gelar Darling).

Bacaan Lainnya

 

 

Kegiatan yang bekerja sama dengan DP3A P2KB Provinsi Kalsel tersebut berlangsung di Aula 2 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balangan, Paringin Selatan, Rabu.

 

 

Kepala Bidang P2KB Balangan Munisih menyampaikan, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai stunting, mulai dari pengertian, faktor risiko hingga langkah pencegahannya.

 

 

“Melalui kegiatan ini adik-adik pelajar dapat memahami pentingnya pencegahan stunting, sehingga nantinya bisa menerapkan pola hidup sehat, baik dalam kehidupan sehari-hari, di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ucap Munisih.

 

 

Ia menjelaskan, upaya pencegahan stunting perlu dilakukan sejak usia remaja melalui pemenuhan gizi seimbang, asupan nutrisi yang cukup, serta penerapan perilaku hidup sehat sebagai persiapan membangun generasi berkualitas.

 

 

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pemenuhan kebutuhan gizi, pola makan seimbang, kesehatan reproduksi, serta pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat.

 

Materi disampaikan oleh Annisa Fakhma dengan melibatkan pelajar, remaja, dan Penyuluh KB.

Sementara itu, Jabatan Fungsional Penata Kependudukan dan KB Ahli Muda Balangan Denny Mariaty Simbolon menjelaskan, Gelar Darling merupakan pelaksanaan kedua dalam tiga tahun terakhir. Kegiatan kali ini diikuti sekitar 90 peserta dari dua sekolah, yakni SMA Negeri 2 Paringin dan SMKPP Negeri Paringin.

 

 

Ia menilai, kegiatan tersebut juga mendorong pelajar agar berperan aktif menyebarluaskan informasi mengenai pencegahan stunting kepada lingkungan sekitar. Upaya itu turut diperkuat melalui program Sekolah Siaga Kependudukan yang telah diterapkan di 34 sekolah di Kabupaten Balangan.

“Harapan kami, para pelajar dan remaja bisa menjadi mitra pemerintah daerah dalam menyampaikan edukasi tentang stunting, mengenali keluarga yang berisiko, serta ikut menggerakkan masyarakat untuk melakukan pencegahan sehingga angka stunting di Kabupaten Balangan dapat terus diturunkan,” tuturnya.

 

 

Melalui keterlibatan pelajar sebagai penyampai informasi kepada teman sebaya, keluarga, dan masyarakat, pemerintah daerah berharap edukasi mengenai pencegahan stunting dapat menjangkau lebih banyak kalangan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mempersiapkan generasi yang sehat dan berkualitas.

 

 

 

Pos terkait