Dua kandidat ‘bersaing’ di Bursa pemilihan Ketua Ikadin Banjarmasin

Teks foto :  []istimewa DUO KANDIDAT - Dua kandidat dalam bursa Ketua DPC IKADIN Banjarmasin 2026–2031. (Kiri) DR Fauzan Ramon SH MH dan Ernawati SH MH.(kalselpos.com)

Advokat senior Fauzan Ramon dan Srikandi Hukum Ernawati mencuat dalam bursa calon Ketua DPC IKADIN Kota Banjarmasin periode 2026–2031.

Banjarmasin, kalselpos.com – Persaingan menuju kursi Ketua Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Advokat Indonesia (DPC IKADIN) Kota Banjarmasin periode 2026–2031, yang digelar Sabtu (07/10/2026) di Galaxy Hotel, mulai menarik perhatian.

Bacaan Lainnya

 

Sejumlah nama advokat mulai diperbincangkan, termasuk advokat senior DR Fauzan Ramon SH MH, yang dikenal sebagai salah satu pengacara legendaris di Banua.

 

Turunnya Fauzan Ramon dalam bursa pemilihan ketua organisasi advokat tersebut menjadi perhatian tersendiri.

 

Pengacara yang telah malang melintang di dunia hukum ini membawa sejumlah gagasan pembenahan organisasi, terutama menghidupkan kembali fungsi kepengurusan yang menurutnya hampir dua tahun terakhir tidak berjalan sebagaimana mestinya.

 

Dalam wawancara, Fauzan menegaskan, program utama yang ingin dilakukannya adalah membenahi struktur internal terlebih dahulu.

 

Menurut pria yang aktif di partai politik dan olah raga ini , organisasi tidak akan berkembang apabila kepengurusan hanya sebatas nama dan jabatan di atas kertas.

 

“Program-program kita sudah hampir dua tahun mati. Kita ingin menghidupkan kembali pengurus internal terlebih dahulu. Pengurus yang sudah ada harus difungsikan, jangan hanya di atas kertas saja,” ungkap Fauzan di ruang kerjanya, Rabu (04/10/2026).

 

Ia menilai setiap unsur kepengurusan harus memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas.

 

Bendahara, misalnya, harus mampu mengelola administrasi keuangan secara transparan, mulai dari pencatatan uang masuk dan keluar hingga mengetahui sumber pendanaan organisasi.

 

Begitu pula sekretaris yang dituntut menguasai teknologi agar mampu menunjang kebutuhan administrasi dan kesekretariatan.

 

Tidak hanya itu, posisi wakil ketua, baik wakil ketua satu maupun dua, serta seluruh bidang juga harus benar-benar bekerja sesuai tugas masing-masing.

 

“Semua harus difungsikan. Bendahara harus bisa pembukuan, tahu uang masuk dan keluar serta dari mana sumbernya. Sekretaris juga harus orang yang menguasai teknologi. Begitu pula bidang-bidang dan para wakil ketua, semuanya harus bekerja,” tegasnya.

 

Ingin Organisasi Mandiri

 

Fauzan juga menyoroti persoalan pendanaan organisasi. Menurutnya, IKADIN merupakan organisasi nonprofit yang tidak memiliki sumber pendanaan rutin dari pemerintah.

 

Karena itu, diperlukan kemandirian dalam mengelola keuangan agar roda organisasi dapat berjalan.

 

Selain Fauzan Ramon, nama Ernawati SH MH, juga mencuat sebagai salah satu kandidat.

 

Advokat perempuan muda yang dikenal sebagai ‘Srikandi Hukum Banua, tersebut saat dihubungi menanggapi peluang pencalonannya dengan rendah hati.

“Insyaallah, jika didukung teman-teman,” ujar wanita cantik ini singkat.

 

Jawaban Ernawati tersebut memperlihatkan, dukungan sesama advokat menjadi salah satu pertimbangan dalam langkahnya mengikuti kontestasi organisasi.

 

Selain kedua nama tersebut, sejumlah advokat lain juga disebut-sebut dalam bursa kandidat, di antaranya DR Ali Murtado dan DR Fazri SH MH.

 

Pemilihan Ketua DPC IKADIN Kota Banjarmasin periode 2026–2031 ini diharapkan menjadi momentum untuk menentukan arah organisasi ke depan.

 

 

Pos terkait