BPSDMD Kalsel Latih 30 ASN, Teladani Dedikasi BJ Habibie

Teks foto : PENINGKATAN KOMPETENSI ASN - Jajaran pejabat BPSDMD Kalsel, panitia, dan peserta Pelatihan Pengembangan Diri serta Peningkatan Kompetensi ASN foto bersama usai upacara pembukaan di Aula UPTD Sertifikasi Kompetensi SDM BPSDMD Kalsel, Banjarbaru, Senin (2/11). (ist)(kalselpos.com)

BPSDMD Kalsel menggelar Pelatihan Pengembangan Diri ASN di Banjarbaru untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan publik.

Banjarbaru, kalselpos.com-Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pelatihan Pengembangan Diri dan Peningkatan Kompetensi ASN dalam Rangka Pelayanan Publik. Kegiatan dibuka di Aula UPTD Sertifikasi Kompetensi SDM BPSDMD Kalsel, Banjarbaru, Senin (2/11).

Bacaan Lainnya

 

Pelatihan bertujuan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang mudah, cepat, dan efisien. Fokus utamanya adalah membangun SDM aparat yang unggul, berbudaya, dan berakhlak mulia.

 

Saat membuka acara, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis BPSDMD Kalsel, Sarah Hidayani, mengangkat kisah inspiratif Presiden ke-3 RI, BJ Habibie. Habibie rela melepas karier cemerlang di perusahaan pesawat Jerman demi mengabdi pada Indonesia.

 

Sarah menilai dedikasi Habibie merupakan cerminan nyata tanggung jawab kepada bangsa. Habibie tetap tenang dan mengutamakan rakyat meski memimpin di masa transisi yang penuh tekanan.

 

“Presiden BJ Habibie adalah role model pelayanan publik. Beliau tetap matang dan tenang menghadapi tekanan,” ujar Sarah.

 

Nilai pengabdian ini wajib menjadi inspirasi seluruh ASN. Menurut Sarah, ASN tidak hanya butuh kemampuan teknis, tetapi juga sikap profesional demi pelayanan optimal.

 

Sementara itu, Kasubbid Kompetensi Umum Eliza Meilani melaporkan pelatihan berlangsung pada 2–6 November 2026. Lokasi kegiatan berpusat di Kampus I BPSDMD Kalsel, Banjarbaru.

 

Sebanyak 30 ASN dari 16 SKPD Pemprov Kalsel mengikuti pelatihan ini. Total durasi kegiatan mencapai 45 Jam Pelajaran (JP).

Materi pelatihan melibatkan narasumber lintas instansi. Mulai dari Tenaga Ahli Gubernur, Inspektorat, BKD, hingga BPS Kalsel.

 

BPSDMD juga menghadirkan pemateri eksternal. Di antaranya Balai Latihan SDM Kementerian Komunikasi dan Digital Banjarmasin, serta KAROHS International of Handwriting Analysis bersama LKP Grafologi Indonesia.

 

Melalui program ini, BPSDMD Kalsel membidik peningkatan kapasitas, kepribadian, dan profesionalisme aparat. Hasil akhirnya adalah pelayanan publik yang lebih responsif, efektif, dan berkualitas.

 

 

 

Pos terkait