UKPBJ Kabupaten HSS meraih penghargaan Government Procurement Award 2026 dengan nilai ITKP 92,23 kategori Sangat Baik, tertinggi di Kalsel.
Kandangan, kalselpos.com– Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) meraih penghargaan Government Procurement Award 2026 atas pencapaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) dengan kategori Sangat Baik dan nilai 92,23, tertinggi se-Kalimantan Selatan (Kalsel).
Penghargaan tersebut diserahkan Assisten Perekonomian Pembangunan Provinsi Kalsel Kepada Wakil Bupati (Wabup) HSS, Suriani, dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakorda) UKPBJ se-Kalsel, di Anjungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kamis (29/10/2026).
Capaian ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan tata kelola pengadaan barang dan jasa yang baik, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala UKPBJ Kabupaten HSS, Mahyuni, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan Wabup HSS, serta Sekretaris Daerah atas perhatian dan dukungan terhadap pelaksanaan tugas UKPBJ.
Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama dan dukungan berbagai pihak dalam memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten HSS.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan barang dan jasa, memperkuat koordinasi, serta memastikan proses pengadaan berjalan secara transparan, akuntabel, dan profesional,” ujar Mahyuni.
Sementara itu, Wabup HSS, Suriani, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan capaian yang patut disyukuri sekaligus menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam pengadaan barang dan jasa.
Menurut Suriani, tata kelola pengadaan yang baik memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas pembangunan daerah. Proses pengadaan harus dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada manfaat bagi masyarakat.
Wabup menegaskan penghargaan ini bukan sekadar pencapaian, tetapi juga menjadi tanggung jawab bagi kita untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan barang dan jasa.
“Kami berharap capaian ini dapat dipertahankan dan menjadi motivasi untuk memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujar Suriani.





