Bupati Tapin H Yamani menyerahkan hibah Rp200 juta untuk Masjid Thariqul Jannah Desa Ayunan Papan saat kegiatan Safari Jumat.
Rantau, kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Tapin menyalurkan bantuan hibah sebesar Rp200 juta untuk Masjid Thariqul Jannah di Desa Ayunan Papan, Kecamatan Lokpaikat. Bantuan tersebut diharapkan memperkuat kegiatan keagamaan sekaligus mendukung pengembangan sarana ibadah masyarakat.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tapin H Yamani saat kegiatan Safari Jumat yang dirangkai dengan salat berjemaah bersama masyarakat setempat Jumat (23/10/2026).
Bupati Yamani mengatakan, Safari Jumat merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah dapat mendengar aspirasi dan mengetahui kebutuhan warga.
“Ini merupakan program pemerintah daerah untuk bersilaturahmi dengan masyarakat melalui Safari Jumat. Jika ada hal yang ingin disampaikan, masyarakat bisa berkomunikasi langsung, termasuk melalui tenaga ahli bupati,” kata Yamani.
Ia menjelaskan, bantuan Rp200 juta tersebut merupakan bagian dari komitmen yang pernah disampaikan saat masa kampanye. Pemerintah berharap dana hibah itu dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan masjid dan meningkatkan aktivitas keagamaan warga.
“Sebagai bentuk komitmen kami saat kampanye, hari ini diserahkan bantuan sebesar Rp200 juta untuk Masjid Thariqul Jannah. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi kegiatan keagamaan dan masyarakat,” ujarnya.
Pengurus Masjid Thariqul Jannah, Dr Hamdi BN, menyambut baik bantuan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tapin atas perhatian terhadap pembangunan dan kehidupan keagamaan di Desa Ayunan Papan.
Menurut Hamdi, desa tersebut telah mengalami banyak perubahan berkat dukungan pembangunan dari pemerintah daerah. Bantuan untuk masjid dinilai menjadi tambahan dukungan bagi masyarakat dalam mengembangkan kegiatan keagamaan.
Hamdi juga mengungkapkan, Desa Ayunan Papan memiliki sejarah panjang sebagai kawasan transmigrasi. Sejak 1974, desa itu telah dipimpin empat kepala desa, yakni Jahidi, Saman, Ahmad, dan Sarjaya. Keempatnya masih hidup hingga saat ini.
Ia menyebutkan, sekitar 900 jiwa warga transmigran dari Pandeglang, Banten, menjadi bagian dari sejarah terbentuknya komunitas di desa tersebut. Hingga kini, mayoritas penduduknya masih memiliki latar belakang keluarga dari daerah tersebut.
Kegiatan Safari Jumat itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Tapin Unda Absori, anggota DPRD Tapin H Taufik Hidayat, staf khusus dan tenaga ahli bupati, unsur Muspika Kecamatan Lokpaikat, kepala satuan organisasi perangkat daerah, serta masyarakat Desa Ayunan Papan.





