Wali Kota Banjarmasin Berduka, Relawan BPK Kayu Bulan gugur saat padamkan Karhutla

Teks foto :Relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Kayu Bulan, Sungai Andai, Amang Udin, meninggal dunia saat menjalankan tugas kemanusiaan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala.(kalselpos.com)

Wali Kota Banjarmasin H M Yamin HR sampaikan duka cita atas gugurnya Amang Udin, relawan BPK Kayu Bulan yang memadamkan karhutla di Handil Bakti.

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Duka menyelimuti Kota Banjarmasin setelah seorang relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Kayu Bulan, Sungai Andai, Nurdin atau yang akrab disapa Amang Udin, meninggal dunia saat menjalankan tugas kemanusiaan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala.

Bacaan Lainnya

 

Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian almarhum yang gugur ketika berjuang membantu memadamkan api pada Rabu, 21 Oktober 2026.

 

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Banjarmasin, saya menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas meninggalnya Nurdin atau yang akrab dipanggil Amang Udin, salah satu relawan BPK Kayu Bulan yang gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan,” ujar Yamin, Kamis (22/10/2026).

 

Menurut Yamin, kepergian Amang Udin menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga dan rekan-rekan sesama relawan, tetapi juga bagi masyarakat yang selama ini terbantu oleh pengabdian para petugas pemadam kebakaran.

 

Ia menilai, pengorbanan almarhum mencerminkan dedikasi dan keberanian seorang relawan yang rela mempertaruhkan keselamatan diri demi melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran.

 

“Beliau telah menunjukkan pengabdian yang luar biasa bagi kemanusiaan. Jasa dan pengorbanannya tidak akan kita lupakan,” tegasnya.

 

Yamin turut mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, seluruh dosa dan kesalahannya diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan.

 

Selain menyampaikan belasungkawa, Yamin meminta jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin melalui instansi terkait segera berkoordinasi dengan keluarga almarhum dan pengurus BPK Kayu Bulan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perhatian serta bantuan yang dibutuhkan keluarga dapat diberikan.

 

Ia juga mengingatkan bahwa peristiwa ini harus menjadi evaluasi bersama dalam upaya meningkatkan perlindungan terhadap para relawan yang terjun langsung menangani kebakaran.

 

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan para relawan harus menjadi prioritas utama, terutama dalam setiap kegiatan pemadaman kebakaran,” ucapnya.

 

Alami Sesak Napas dan Nyeri Dada Saat Padamkan Api

 

Sebelumnya, Amang Udin dilaporkan mengalami sesak napas dan nyeri dada saat berjibaku memadamkan karhutla di wilayah Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Rabu (21/10/2026).

 

Rahmat, rekan sesama relawan, mengungkapkan bahwa kondisi Amang Udin tiba-tiba memburuk ketika berada di lokasi kebakaran. Saat itu, almarhum berada di barisan depan bersama relawan lainnya untuk berupaya menjinakkan api yang terus menjalar.

 

“Amang Udin tiba-tiba mengalami sesak napas. Beliau juga mengeluh sakit di bagian dada saat berjibaku memadamkan api,” ungkap Rahmat saat ditemui di rumah duka.

 

Melihat kondisi rekannya memburuk, para relawan segera membawa Amang Udin menjauh dari titik kebakaran. Korban kemudian mendapatkan bantuan oksigen. Namun, kondisinya terus menurun.

 

Dalam perjalanan, Amang Udin semakin melemah hingga akhirnya kehilangan kesadaran. Petugas medis kemudian melakukan upaya resusitasi jantung paru (RJP) serta pemeriksaan untuk memberikan pertolongan.

 

Meski berbagai upaya medis telah dilakukan, nyawa Amang Udin tidak dapat diselamatkan.

 

Kepergian Amang Udin menjadi pengingat akan besarnya risiko yang dihadapi para relawan pemadam kebakaran dalam menjalankan misi kemanusiaan, sekaligus pentingnya memastikan keselamatan dan kondisi kesehatan mereka selama bertugas.

 

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan,” tutup Yamin.

 

 

Pos terkait