Perbaikan Pipa Intake Mandikapau ditargetkan Sepekan, Warga menanti Air kembali Normal

Teks Foto Anggota Komisi III DPRD Kalsel, H Gusti Abidinsyah S.Sos MM.(kalselpos.com)

DPRD Kalsel menggelar RDP membahas percepatan perbaikan kebocoran pipa intake Mandikapau dan pasokan air bersih di kawasan Banjarbakula.

Banjarmasin, kalselpos.com

Bacaan Lainnya

– DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mendorong percepatan pemulihan distribusi air bersih pascakebocoran pipa intake Mandikapau, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Upaya tersebut dibahas Komisi II dan Komisi III DPRD Kalsel dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama instansi terkait di Gedung DPRD Kalsel, Rabu (14/10/2026).

Anggota Komisi III DPRD Kalsel, H Gusti Abidinsyah S.Sos MM., mengatakan kebocoran sambungan pipa masih dalam penanganan. Ia mendorong kolaborasi BPAM Banjarbakula dan PTAM Intan Banjar untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat selama perbaikan berlangsung.

 

“Untuk jangka pendek, BPAM Banjarbakula dan Intan akan berkolaborasi memenuhi kebutuhan air di Banjarbakula,” ujarnya.

 

Dia berharap pelaksanaan penanggulangan kebocoran pipa ini benar benar mengacu Standar Operasional Proseder (SOP), sehingga aspek teknis dan keselamatan para pekerja harus menjadi prioritas utama

 

Kepala BPAM Banjarbakula, Siddiq Wahyu Pamungkas, menjelaskan distribusi belum pulih sepenuhnya karena tekanan air masih rendah. Wilayah terdampak meliputi Sungai Ulin, Liang Anggang, Trikora, dan Guntung Manggis, terutama kawasan berelevasi tinggi.

 

Menurutnya, perbaikan telah mencapai sekitar 70 persen. Pengecoran sambungan pipa ditargetkan Jumat (16/10/2026), dengan estimasi penanganan sekitar satu pekan.

DPRD berharap koordinasi lintas instansi mempercepat penyelesaian perbaikan sehingga pasokan air bersih kembali normal dan kebutuhan masyarakat segera terpenuhi.

 

 

Pos terkait