Wali Kota Banjarmasin Yamin HR menerima kunjungan diplomatik Belanda, menyajikan kuliner Banjar serta membahas penataan sungai.
BANJARMASIN, Kalselpos.com – Kunjungan kerja Wakil Duta Besar Belanda bersama Penasihat Senior Kebijakan Politik Kedutaan Besar Belanda ke Balai Kota Banjarmasin tidak hanya diwarnai pembahasan kerja sama pemerintahan. Para tamu diplomatik itu juga diajak mengenal Banjarmasin melalui sajian kuliner khas Banjar.
Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin menyiapkan jamuan khas Banjar dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Banjarmasin, Senin (5/10/2026).
Sajian tersebut menjadi bagian dari penyambutan sekaligus upaya memperkenalkan kekayaan budaya dan kearifan lokal Banjarmasin kepada tamu dari mancanegara.
Kasubag TU Pimpinan Setdako Banjarmasin, Elly Soraya, mengatakan kuliner khas Banjar sengaja dihadirkan agar kunjungan delegasi Belanda tidak hanya memberikan pengalaman dari sisi pemerintahan, tetapi juga mengenalkan identitas daerah melalui makanan.
“Selain menyambut tamu secara resmi, kami juga ingin memperkenalkan makanan khas Banjar. Ini menjadi bagian dari cara kita mengenalkan budaya dan kearifan lokal kepada tamu dari luar negeri,” ujar Elly.
Menurutnya, hidangan yang disiapkan menyesuaikan karakteristik kuliner Banjar sehingga para tamu dapat merasakan langsung cita rasa khas Kalimantan Selatan.
Elly menilai kuliner memiliki peran penting dalam memperkenalkan identitas suatu daerah. Bahkan, jamuan makanan dalam agenda pemerintahan dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan budaya secara lebih dekat dan informal.
“Melalui hidangan khas Banjar, kita berharap tamu bisa mengenal Banjarmasin tidak hanya dari sisi pemerintahan, tetapi juga dari budaya dan kulinernya,” katanya.
Bagian Umum Setdako Banjarmasin, lanjut Elly, berupaya memastikan seluruh kebutuhan penyambutan tamu, termasuk konsumsi, dipersiapkan dengan baik agar rangkaian pertemuan berlangsung nyaman dan lancar.
Jamuan kuliner khas Banjar itu pun menjadi pelengkap pertemuan antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan pihak Kedutaan Besar Belanda yang membahas peluang hubungan dan kerja sama kedua pihak.
Sebelumnya, Pemko Banjarmasin menerima audiensi dan kunjungan kerja Wakil Duta Besar Belanda bersama Penasihat Senior Kebijakan Politik Kedutaan Besar Belanda.
Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR menyebut pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk mempererat hubungan sekaligus menjajaki berbagai peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami mengetahui Belanda sendiri merupakan negara maju, terutama dalam teknologi. Siapa tahu dari kami di Indonesia bisa belajar langsung ke Belanda, khususnya terkait penataan sungai dan penanganan banjir,” ujar Yamin.
Pemko Banjarmasin membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Belanda di sejumlah sektor strategis, mulai dari pendidikan, teknologi, lingkungan, energi, hingga pengelolaan sungai dan penanganan banjir.
Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan antarpemerintah, tetapi juga membuka peluang pertukaran pengetahuan dan pengalaman untuk mendukung pembangunan Kota Banjarmasin.
Di tengah pembicaraan mengenai teknologi dan penataan kota, sajian kuliner khas Banjar menjadi cara sederhana namun bermakna untuk memperkenalkan wajah Banjarmasin kepada para tamu diplomatik dari Belanda.





