Wakil Bupati Tabalong meresmikan Sentra Kas Mitra Utama (SKMU) Bank Kalsel Tanjung untuk memperkuat layanan keuangan dan ULE Banua Enam.
Banjarmasin, kalselpos.com – Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, resmi membuka Sentra Kas Mitra Utama (SKMU) Bank Kalsel Cabang Tanjung, Jumat (4/9/2026). Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat infrastruktur keuangan di wilayah Banua Enam.
“Bank Kalsel Cabang Tanjung kini naik kelas menjadi Sentra Kas Mitra Utama. Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung percepatan pembangunan di kawasan segitiga emas Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan,” ujar Habib Taufani.
SKMU ini akan berfungsi sebagai pusat fasilitas pertukaran uang, transaksi perbankan, hingga pengolahan Uang Layak Edar (ULE) bagi perbankan di wilayah sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga mengapresiasi capaian Bank Kalsel yang berhasil meraih penghargaan resmi dari Pemerintah Pusat untuk dua wilayah operasional utamanya, yakni Kabupaten Tanah Bumbu (Batulicin) dan Kabupaten Tabalong.
Ke depan, Habib meminta Bank Kalsel untuk terus mengawal tata kelola dan digitalisasi ekonomi daerah. Salah satunya melalui perluasan transaksi keuangan non-tunai hingga ke tingkat desa dengan melibatkan Koperasi Desa (Kopdes), SPPG, serta para pelaku UMKM.
Direktur Bisnis Bank Kalsel, Izhar, menambahkan bahwa kehadiran SKMU merupakan upaya nyata bank pembangunan daerah ini dalam menjaga ketersediaan ULE yang berkualitas—bebas dari uang lusuh, rusak, atau palsu. Hal ini krusial untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap mata uang Rupiah.
“Masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini sepenuhnya. Bank Kalsel berkomitmen memfasilitasi kebutuhan transaksi finansial, baik bagi investor lokal maupun asing,” tegas Izhar.
Senada dengan itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan, Haris Munandar, menilai kehadiran SKMU dapat memicu lonjakan investasi di Kabupaten Tabalong sebagai lokomotif pembangunan.
“Kabupaten Tabalong memegang peran penting sebagai motor percepatan pembangunan di kawasan Segitiga Emas, sekaligus menjadi gerbang utama menuju Ibu Kota Nusantara (IKN),” jelas Haris.
Haris menekankan bahwa BI bersama Pemkab Tabalong dan Bank Kalsel akan terus memperkuat digitalisasi sistem pembayaran (seperti QRIS), tanpa mengesampingkan penggunaan uang tunai (kartal).
“Kami ingin memastikan kedua sistem ini berjalan berdampingan, sekaligus menjamin ketersediaan uang tunai yang berkualitas tinggi dan layak edar,” tambahnya.
Seremoni peresmian SKMU ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Deputi Kepala Divisi Implementasi SP, Pengawasan SP-PUR, dan Pelindungan Konsumen BI Rony Ferdiansyah; Kepala Divisi Treasury dan International Banking Bank Kalsel Deddy Detiawan; Kepala Penyelamatan Aset Mauludi; serta perwakilan manajemen Bank Kalsel Cabang Tanjung dan Cabang Batulicin.





