Ziarah Sultan Suriansyah Warnai Harjad ke-500 Banjarmasin, Yamin: Wariskan Kota untuk Anak Cucu 

Teks foto : Prosesi ziarah ke makam Sultan Suriansyah(kalselpos.com)

Peringatan Harjad ke-500 Kota Banjarmasin digelar sederhana. Wali Kota Yamin HR memimpin ziarah ke makam Sultan Suriansyah sebagai bentuk empati musibah.

BANJARMASIN, kalselpos.com

Bacaan Lainnya

Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar peringatan Hari Jadi ke-500 dalam suasana sederhana pada Kamis (24/9). Di tengah berbagai musibah yang melanda masyarakat, jajaran pemerintah tetap melaksanakan prosesi ziarah ke makam Sultan Suriansyah.

Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR mengikuti prosesi ziarah ke makam raja pertama Kesultanan Banjar tersebut. Turut hadir mendampingi Wali Kota yaitu jajaran Forkopimda, anggota DPRD Kota Banjarmasin, kepala SKPD, camat, serta lurah.

Wali Kota Yamin bersama jajaran mengawali prosesi dengan doa bersama. Setelah itu, mereka melanjutkan agenda dengan menabur bunga di pusara Sultan Suriansyah.

Pemerintah kota sengaja meniadakan sejumlah agenda hiburan dalam rangkaian Hari Jadi ke-500 ini. Namun, mereka tetap mempertahankan ziarah makam karena memiliki makna penting untuk mengenang perjalanan panjang Kota Banjarmasin.

Yamin menjelaskan bahwa ziarah makam merupakan agenda rutin tahunan. Menurutnya, momentum lima abad ini bukan sekadar perayaan usia kota, melainkan kesempatan untuk refleksi diri dan saling menguatkan di tengah kondisi sulit.

“Kita meniadakan kegiatan hiburan lainnya karena sedang berempati dengan musibah yang terjadi akhir-akhir ini. Pada momen lima abad ini, hal terpenting adalah bagaimana kita saling menguatkan menghadapi kondisi saat ini, terutama kabut asap akibat dampak karhutla,” kata Yamin.

Menurut Yamin, perkembangan Banjarmasin selama lima abad tidak terlepas dari perjuangan para pendahulu. Karena itu, generasi sekarang memiliki tanggung jawab besar untuk meneladani nilai-nilai baik tersebut.

“Kita harus meneladani dan memperjuangkan kembali apa yang sudah para pendahulu lakukan. Hal ini menjadi bentuk warisan untuk anak cucu kita ke depan,” ujarnya.

Memasuki usia 500 tahun, Yamin juga mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga Banjarmasin. Ia ingin kota ini tetap nyaman dan layak bagi generasi berikutnya.

Yamin menilai sungai merupakan salah satu warisan penting yang harus mendapat perhatian khusus. Selain memiliki nilai sejarah, sungai menjadi identitas utama yang tidak terpisahkan dari Kota Banjarmasin.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Banjarmasin sebagai kota yang nyaman. Mari kita jaga kota ini sebagai warisan untuk anak cucu, terutama sungai yang menjadi identitas Kota Banjarmasin,” ucap Yamin.

Peringatan tahun ini memang berbeda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah memilih konsep sederhana sebagai bentuk empati kepada warga yang sedang kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang serta kepungan kabut asap karhutla.

Setelah menyelesaikan ziarah makam Sultan Suriansyah, rombongan melanjutkan rangkaian acara. Mereka menghadiri Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin di Gedung DPRD Kota Banjarmasin.

Agenda tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh pihak untuk merefleksikan perjalanan Banjarmasin. Sidang ini juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga sejarah, budaya, sungai, dan lingkungan kota demi masa depan.

 

 

Pos terkait