Kapolsek Banjarmasin Tengah AKP Bimasa Zebua menyalurkan bantuan sembako dari Kapolresta Banjarmasin kepada korban kebakaran di Teluk Dalam.
Banjarmasin, kalselpos.com –
Musibah kebakaran di wilayah Kecamatan Banjarmasin Tengah (Banteng) meninggalkan duka mendalam bagi sejumlah warga. Oleh karena itu, aksi kepedulian segera mengalir untuk meringankan beban para korban di tengah kondisi sulit tersebut.
Selanjutnya, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, bergerak cepat melalui Kapolsek Banjarmasin Tengah, AKP Bimasa Zebua. Pihaknya menyalurkan bantuan sembako pada Kamis (9/9/2026). Akhirnya, petugas membagikan paket tersebut kepada empat warga terdampak di Jalan Rawa Sari XIV RT 57 RW 05, Kelurahan Teluk Dalam.
Kemudian, Kapolsek Banteng, AKP Bimasa Zebua, memimpin langsung penyerahan bantuan yang bermula sekitar pukul 09.00 Wita ini. Dalam kegiatan tersebut, Camat Banjarmasin Tengah Herman Hidayatullah, Plt Lurah Teluk Dalam Rahayu Maulida, para Kanit, serta personel Polsek setempat turut mendampingi aksi sosial tersebut.
Melalui aksi ini, pihak kepolisian berharap bantuan sembako mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari para korban. Terutama, saat mereka masih berupaya bangkit setelah kehilangan harta benda akibat amukan si jago merah.
Sementara itu, Kapolsek Banjarmasin Tengah, AKP Bimasa Zebua, menegaskan bahwa aksi ini menjadi bukti nyata perhatian kepolisian. Menurutnya, Polri berkomitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran. Ini merupakan bentuk kepedulian dari Kapolresta Banjarmasin kepada masyarakat, khususnya warga di wilayah Kecamatan Banjarmasin Tengah,” ujar Bimasa.
Selain itu, ia menambahkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya sebatas menjaga keamanan wilayah semata. Sebaliknya, jajaran polsek juga wajib memberikan dukungan moral dan material saat warga membutuhkan pertolongan.
Memang, paket sembako ini tidak sebanding dengan seluruh kerugian materiil para korban. Namun, kepedulian tersebut setidaknya bisa memicu semangat baru agar warga segera menata kembali kehidupan mereka.
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa digunakan untuk kebutuhan keluarga. Yang paling penting, kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini,” pungkasnya.
Pada akhirnya, proses penyerahan bantuan tersebut berjalan sederhana dan penuh kehangatan. Kehadiran jajaran kepolisian bersama unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan pun sukses menjadi suntikan moral yang sangat berharga bagi warga.





