Bedah Rumah Jadi Harapan Baru Warga, 261 RTLH Ditangani Pemko Banjarbaru

Teks Foto :  Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menyerahkan bantuan Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Barakat Gawe Banjarbaru kepada warga penerima manfaat.(ist)(kalselpos.com)

Melalui program Barakat Gawe Banjarbaru, Pemko Banjarbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Hj Erna Lisa Halaby merenovasi ratusan rumah tidak layak huni.

Banjarbaru, Kalselpos.com

Bacaan Lainnya

Arif Fadillah harus menjalani hari-harinya dengan penuh keterbatasan. Warga Gang Kenitu Karang SO, Kelurahan Loktabat Utara ini tinggal seorang diri di rumah yang serba terbatas. Namun, ia akhirnya mendapat kabar baik karena Pemerintah Kota Banjarbaru memasukkan rumahnya ke dalam program penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Bagi Arif, bantuan tersebut bukan sekadar memperbaiki bagian rumah yang rusak. Hunian yang lebih layak menjadi harapan baru agar ia dapat hidup dengan lebih aman dan nyaman.

“Terima kasih kepada Ibu Wali Kota. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi saya. Sekali lagi, terima kasih banyak,” ucap Arif.

Kebahagiaan serupa mewarnai kehidupan Normawati, warga Jalan Bina Murni Gang Abadi, Kelurahan Loktabat Utara. Selama ini, ia bersama suaminya yang sudah lanjut usia menempati rumah yang belum memenuhi standar layak huni.

Oleh karena itu, pasangan lansia ini menyambut rencana bedah rumah tersebut dengan penuh rasa syukur. Rumah yang lebih baik menjadi hadiah yang sangat berarti untuk menikmati masa tua dengan lebih tenang.

“Terima kasih Ibu Wali Kota yang akan membedah rumah kami. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kami yang sudah tua-tua ini,” ujarnya.

Kisah Arif dan Normawati menjadi bukti nyata bahwa masyarakat bawah bisa merasakan langsung dampak pembangunan. Melalui program Barakat Gawe Banjarbaru, Pemerintah Kota Banjarbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby terus memberikan perhatian kepada warga kurang mampu.

Program ini tidak hanya menyasar perbaikan fisik bangunan semata. Sebaliknya, pemerintah mengarahkan program ini untuk membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan nyaman.

Sepanjang tahun 2025, pemerintah daerah telah sukses menangani sebanyak 159 rumah tidak layak huni. Selanjutnya, mereka melanjutkan program penanganan ini pada tahun 2026 dengan menyasar 102 rumah lagi.

Pemerintah mendanai seluruh penanganan tersebut melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Banjarbaru. Selain itu, mereka juga mendapat dukungan dari perusahaan daerah serta sejumlah mitra strategis.

Dengan demikian, pemerintah telah memberikan perhatian khusus kepada sedikitnya 261 rumah warga dalam kurun waktu 2025 hingga 2026.

Jumlah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Banjarbaru dalam menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke tingkat permukiman. Sebab, keberhasilan pembangunan tidak hanya terlihat dari proyek jalan, gedung, atau fasilitas publik saja. Indikator kesuksesan lainnya adalah kemampuan pemerintah dalam menyediakan hunian yang layak bagi warga.

Program Barakat Gawe Banjarbaru pun menjadi langkah konkret untuk mewujudkan visi Banjarbaru Elok. Pemerintah ingin memastikan peningkatan kualitas kota berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup warganya.

Bagi para penerima manfaat, proyek perbaikan ini tidak hanya membuat bangunan menjadi lebih kokoh. Di balik dinding rumah yang baru, ada rasa aman, kenyamanan, serta harapan untuk merajut kehidupan yang lebih baik.

Melalui keberlanjutan program ini, Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen agar pembangunan tidak berhenti pada keindahan wajah kota saja. Mereka ingin program kerja ini hadir dan menyentuh langsung kehidupan warga dari rumah ke rumah.

 

 

Pos terkait