Wali Kota Banjarmasin H M Yamin HR mengenang sosok almarhum H Rudy Ariffin sebagai figur ayahanda, guru, dan teladan utama kepemimpinan di Banua.
BANJARMASIN, Kalselpos.com –
Wali Kota Banjarmasin, H M Yamin HR, menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya H. Rudy Ariffin, mantan Gubernur Kalimantan Selatan periode 2005–2015. Bagi Yamin, almarhum bukan sekadar mantan kepala daerah, melainkan figur ayahanda, guru, senior, sekaligus teladan dalam kepemimpinan.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Hari ini Banua kehilangan salah satu putra terbaiknya. Saya pribadi merasa kehilangan sosok yang saya hormati dan saya anggap sebagai Ayahanda, guru, senior, sekaligus teladan,” ungkap Yamin.
Yamin menilai Rudy Ariffin sebagai pemimpin yang baik dan bijaksana. Cara almarhum berbicara, bersikap, merangkul berbagai pihak, hingga mengambil keputusan meninggalkan banyak pelajaran berharga bagi generasi penerus.
“Cara beliau berbicara, bersikap, merangkul, serta mengambil keputusan selalu memberikan pelajaran. Menjadi pemimpin bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang ketulusan mengabdi dan meninggalkan kebaikan bagi masyarakat,” tuturnya.
Sebagai generasi muda yang kini memimpin Kota Banjarmasin, Yamin memegang teguh keteladanan Rudy Ariffin. Ia menyadari bahwa jabatan memiliki batas waktu, namun kebaikan dan pengabdian seorang pemimpin akan terus hidup dalam ingatan masyarakat.
“Terima kasih, Ayahanda, atas segala pengabdian pian untuk Kalimantan Selatan. Terima kasih atas nasihat, keteladanan, dan jejak kebaikan yang pian tinggalkan untuk kami,” ujarnya.
Dengan penuh haru, Yamin memberikan kesaksian langsung terhadap keluhuran budi sosok mantan gubernur tersebut.
“Ulun bersaksi, pian adalah sosok yang baik. Insya Allah, masyarakat Banua akan selalu mengenang segala kebaikan dan pengabdian pian,” katanya.
Yamin kemudian memanjatkan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadah, melapangkan kuburnya, serta menempatkan Ayahanda di tempat paling mulia,” ucapnya.
Yamin juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan menghadapi ujian ini.
“Selamat jalan, Ayahanda Rudy Ariffin. Pian bulik menghadap Allah SWT, tetapi keteladanan dan pengabdian pian akan tetap tinggal di hati urang Banua,” pungkasnya.





