Dibangun Rp5,4 Miliar, RPU Modern Banjarmasin mangkrak! Investor tak kunjung masuk

Teks foto : Rumah Potong Unggas (RPU) modern di kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Basirih, Banjarmasin.(kalselpos.com)

Belum dilirik investor sejak rampung 2023, Pemko Banjarmasin menyiapkan skenario pengelolaan mandiri untuk RPU Modern Basirih bernilai Rp5,4 miliar.

BANJARMASIN, Kalselpos.com

Bacaan Lainnya

Nasib Rumah Potong Unggas (RPU) modern di kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Basirih, Banjarmasin, masih belum jelas. Selanjutnya, fasilitas yang telah rampung sejak 2023 itu hingga kini belum beroperasi karena investor tak kunjung masuk.

Sementara itu, kondisi ini mengancam rencana Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin untuk menyerahkan pengelolaan RPU kepada pihak ketiga. Oleh karena itu, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin kini mulai menyiapkan skenario alternatif. Jika hingga akhir 2026 tidak ada investor, Pemko Banjarmasin akan menjalankan fasilitas tersebut secara mandiri.

Kepala DKP3 Kota Banjarmasin, Yuliansyah Effendi, menjelaskan bahwa opsi ini bertujuan agar fasilitas bernilai miliaran rupiah tidak terbengkalai. Kemudian, ia menegaskan bahwa pemerintah akan menyesuaikan kapasitas operasional dengan kemampuan tenaga yang ada.

“Kita fungsikan dengan tenaga kita walaupun sedikit. Misalnya kapasitas berapa, kita sesuaikan dengan tenaga kita dengan fasilitas yang ada,” kata Yuliansyah, Rabu (2/9/26).

Lebih lanjut, pemerintah tidak ingin persoalan investasi membuat RPU modern terus berhenti tanpa kepastian. Oleh sebab itu, pengoperasian secara bertahap menjadi opsi terbaik saat ini. Yuliansyah menargetkan RPU modern tersebut sudah dapat beroperasi penuh pada 2027 mendatang.

Sebelumnya, sejumlah calon investor sebenarnya telah menunjukkan ketertarikan untuk mengelola RPU tersebut. Namun, komunikasi itu belum mencapai kesepakatan karena kendala pemenuhan fasilitas penunjang. Para investor meminta kelengkapan kapasitas daya listrik tinggi, ruang penyimpanan (storage), hingga alat pembeku cepat (blast freezer).

“Tentunya pemenuhan ini tidak bisa seadanya juga,” ujar Yuliansyah.

Di samping itu, situasi ini menunjukkan bahwa pengoperasian RPU modern memerlukan infrastruktur pendukung yang matang. Maka dari itu, DKP3 Banjarmasin kini melakukan pemetaan terhadap fasilitas yang kurang sambil terus membuka komunikasi dengan calon investor.

Sebagai informasi, Pemko Banjarmasin membangun dua gedung RPU modern ini pada 2023 dengan anggaran sekitar Rp1,9 miliar. Selain bangunan, pemerintah juga membeli dua unit alat pemotong unggas modern senilai Rp3,5 miliar. Jadi, total nilai investasi pembangunan fisik dan peralatan mencapai sekitar Rp5,4 miliar.

Namun, besarnya anggaran tersebut belum sejalan dengan pemanfaatan fasilitas di lapangan. Bahkan, Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR sempat turun langsung meninjau kondisi RPU modern tersebut. Dalam kunjungan itu, Yamin memeriksa kondisi bangunan, kandang, sarana pemotongan, ketersediaan air bersih, drainase, hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

 

 

Pos terkait