RSUD Datu Kandang Haji Luncurkan Inovasi BERJABAT TANGAN

Teks foto RSUD Datu Kandang Haji meluncurkan inovasi "BERJABAT TANGAN" (Berjalan-Jalan Pengantaran Obat ke Pelanggan).(ist)(kalselpos.com)

RSUD Datu Kandang Haji Balangan meluncurkan inovasi “BERJABAT TANGAN” untuk mengantar obat langsung ke rumah pasien rawat jalan secara gratis.

Paringin, kalselpos.com

Bacaan Lainnya

RSUD Datu Kandang Haji meluncurkan inovasi pelayanan publik bernama “BERJABAT TANGAN”. Program kreatif ini merupakan singkatan dari Berjalan-Jalan Pengantaran Obat ke Pelanggan. Oleh karena itu, langkah progresif ini menjadi wujud nyata dari ekosistem riset daerah. Manajemen merancang khusus program tersebut untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat luas. Selanjutnya, inovator program dr. Shindu Buana menyampaikan bahwa layanan non-digital ini mengantar obat langsung ke rumah pasien rawat jalan.

Pihak rumah sakit menciptakan inovasi ini berdasarkan hasil evaluasi terhadap keluhan lama masyarakat. Selama ini, antrean pengambilan obat di depo farmasi kerap memicu kelelahan fisik bagi pengunjung. Kondisi padat tersebut juga menurunkan konsentrasi pasien saat menerima edukasi obat dari apoteker. Di samping itu, program baru ini selaras dengan misi Pemerintah Daerah mengenai pengobatan gratis. Secara khusus, petugas memprioritaskan kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, serta pasien kronis Poli Penyakit Dalam dan Poli Syaraf.

Tujuan utama dari inovasi ini adalah mengurangi penumpukan pasien di ruang tunggu depo farmasi. Bahkan, manajemen ingin memangkas waktu tunggu layanan obat hingga mencapai limit nol. Melalui sistem ini, pasien tidak perlu lagi mengantre lama setelah menyerahkan resep dokter. Mereka dapat langsung pulang dan beristirahat dengan tenang di rumah masing-masing. Kemudian, kurir farmasi akan mengantarkan obat secara terjadwal dan serentak pada hari yang sama. Menariknya, pihak rumah sakit menyediakan fasilitas pengantaran ini secara gratis 100 persen tanpa pungutan biaya.

Proses administrasi untuk menikmati layanan ini juga sangat ringkas dan mudah. Pasien cukup mengisi formulir pengantaran obat satu kali saja pada saat pendaftaran pertama. Menurut Shindu, implementasi inovasi ini telah memberikan dampak positif yang sangat signifikan. Jumlah antrean di depo farmasi rawat jalan kini mengalami penurunan drastis. Ruang tunggu yang sebelumnya penuh sesak sekarang berubah menjadi jauh lebih kondusif. Akhirnya, tingkat keluhan dari masyarakat menurun tajam seiring melonjaknya indeks kepuasan pelayanan rumah sakit di Kabupaten Balangan.

 

 

Pos terkait