Gelar Resepsi Perkawinan Putrinya, Wabup HSS Gunakan Dana Pribadi dan Tolak Gratifikasi

Teks foto:  MENYERAHKAN- Wabup HSS, Suriani, menyerahkan undangan perkawinan anak kepada warga.(Ist)(kalselpos.com)

Wabup HSS Suriani akan menggelar resepsi pernikahan putrinya dengan menegaskan komitmen tidak menggunakan fasilitas negara dan menolak gratifikasi.

Kandangan, kalselpos.com

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Suriani, berencana menggelar acara resepsi perkawinan putrinya, Dini Maulidia Yulia Atma Neqara, dengan Muhammad Fajar Ramadhan.

Acara keluarga tersebut bakal berlangsung di Gedung Bela Diri, kawasan Stadion dua Desember, pada Minggu, dua puluh tiga Agustus dua ribu dua puluh enam.

Di tengah kesibukan persiapan acara, Wabup Suriani menegaskan komitmennya untuk selalu menjaga integritas serta transparansi selama seluruh rangkaian kegiatan berjalan.

Oleh karena itu, ia memastikan pihak keluarga melaksanakan seluruh prosesi pernikahan ini secara mandiri dengan murni menggunakan dana pribadi.

Bahkan, ia melarang penggunaan fasilitas negara dalam bentuk apa pun demi kepentingan acara pribadi keluarganya tersebut.

Selain itu, pihak keluarga juga tidak menerima sumbangan dalam bentuk uang maupun barang dari masyarakat yang berpotensi mengarah pada tindakan gratifikasi.

Saat ini, Wabup Suriani bersama keluarganya telah membagikan kertas undangan secara mandiri kepada para calon tamu.

Mereka mengantarkan langsung undangan tersebut ke rumah warga, membagikannya melalui media sosial WhatsApp, serta menyerahkannya secara kolektif untuk instansi pemerintah.

Menurutnya, penyelenggaraan resepsi perkawinan ini berjalan sesuai dengan batas kemampuan finansial keluarga.

Pihak keluarga sangat berharap acara ini mendapat limpahan keberkahan sekaligus tetap mematuhi seluruh aturan hukum yang berlaku.

Meski menolak segala bentuk sumbangan, Wabup Suriani tetap mengundang seluruh lapisan masyarakat secara terbuka untuk berhadir memberikan doa restu kepada kedua mempelai.

Bagi mereka, kehadiran serta untaian doa dari masyarakat sudah menjadi kebahagiaan dan kehormatan terbesar bagi pihak keluarga.

Selanjutnya, Wabup Suriani menyatakan kesiapannya untuk menerima pemeriksaan dari pihak Inspektorat setelah seluruh rangkaian acara selesai.

Sebab, ia ingin memastikan pelaksanaan hajatan ini benar-benar bersih dan sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.

Pihak keluarga bahkan berjanji akan langsung mengembalikan kado kepada pihak pemberi jika tim pemeriksa menemukan hadiah yang dinilai tidak wajar.

 

 

Pos terkait