Ribuan pelajar dari 22 sekolah ikuti Karnaval Pelajar memperingati HUT ke-81 RI yang dilepas Bupati Tapin H Yamani di Rantau Baru.
Rantau, kalselpos.com —
Jalanan pusat Kawasan Rantau Baru di depan Kantor Bupati dipenuhi warna-warni kostum dan atraksi seni pelajar. Ribuan siswa dari 22 sekolah mengikuti Karnaval Pelajar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (15/8/2026).
Bupati Tapin H. Yamani melepas secara resmi peserta karnaval tersebut. Selanjutnya, seluruh peserta bergerak tertib menuju kawasan Danau Siring sebagai titik akhir rute pawai.
Sementara itu, Wakil Bupati Tapin H. Juanda bersama Ketua TP PKK Tapin Hj. Faridah Yamani turut menghadiri acara ini. Selain itu, hadir pula Ketua GOW Tapin Hj. Elya Hartati Juanda, Ketua DPRD Tapin Achmad Riduan Syah beserta istri, Sekda Tapin Unda Absori, dan Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika.
Oleh karena itu, suasana di sekitar lokasi acara menjadi sangat ramai dan meriah. Para pelajar tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA menampilkan beragam kreasi unik dengan memamerkan kostum berbahan daur ulang, tarian kolosal, hingga yel-yel bertema kebangsaan sepanjang jalan.
Bupati Tapin H. Yamani mengatakan bahwa karnaval tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang pendidikan karakter yang efektif untuk menanamkan nasionalisme, kebersamaan, dan kepercayaan diri kepada generasi muda.
“Karnaval ini bukan sekadar kemeriahan dan hiburan. Lebih dari itu, menjadi wadah untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat kebersamaan, kreativitas serta kebanggaan terhadap budaya dan identitas daerah kita,” ujar Yamani.
Kemudian, ia menambahkan bahwa kreativitas para pelajar menunjukkan potensi besar generasi muda Tapin. Mereka siap tumbuh sebagai generasi yang percaya diri, berprestasi, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap daerah.
Oleh sebab itu, Yamani meminta peserta selalu menjaga ketertiban, keselamatan, dan kebersihan sepanjang rute. Ia juga mengapresiasi tinggi para guru dan orang tua yang mendampingi persiapan peserta.
“Momentum kemerdekaan harus menjadi penyemangat untuk terus berkarya. Kita harus memperkuat persatuan dan membangun Kabupaten Tapin menjadi daerah yang semakin maju,” katanya.
Selanjutnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin Akhmad menjelaskan tema besar agenda tahun ini. Kegiatan tersebut mengangkat tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” serta tema lokal “81 Tahun Merdeka, Guru Hebat, Murid Cerdas, Tapin Maju, Tapin Baiman.”
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 22 sekolah mengirimkan perwakilan mereka dengan rincian yang bervariasi. Delapan sekolah tingkat SD/MI mengirimkan 1.123 peserta. Sembilan sekolah tingkat SMP/MTs melibatkan 2.404 peserta, sedangkan lima sekolah jenjang SMA/SMK/MA menyertakan 1.325 peserta.
“Melalui karnaval ini kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan cinta tanah air. Langkah ini sekaligus memberikan ruang kepada siswa untuk menampilkan kreativitas, seni dan budaya daerah,” kata Akhmad.
Oleh karena itu, pihak panitia menggandeng dukungan lintas instansi, antara lain Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan. Kolaborasi erat ini sukses memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Selain menjadi perayaan kemerdekaan, Dinas Pendidikan memanfaatkan karnaval sebagai ajang apresiasi terhadap karya siswa. Peserta terbaik kategori juara I, II, III hingga juara harapan I, II, dan III untuk masing-masing jenjang berhak mendapatkan penghargaan serta uang pembinaan.
Dengan demikian, Akhmad berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini sebagai wadah pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik.
Sebagai kesimpulan, kemeriahan karnaval tahun ini sukses menggambarkan cara generasi muda menerjemahkan semangat kemerdekaan. Mereka membuktikannya melalui keberanian berkarya dan menunjukkan identitas asli daerah.





