Wakil Ketua DPRD Kalsel HM Alpiya Rakhman meminta pemda mengevaluasi program KKO buntut belasan siswa atlet SMAN 2 Banjarmasin.
Banjarmasin, kalselpos.com– Wakil Ketua DPRD Kalsel, HM Alpiya Rakhman, mendesak pemerintah daerah agar mengevaluasi penyelenggaraan Kelas Khusus Olahraga (KKO). Langkah ini merespons keputusan SMAN 2 Banjarmasin yang menyatakan belasan siswa atlet tidak naik kelas. Selanjutnya, politisi Partai Gerindra ini menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pendidikan akademik dan pembinaan prestasi. Pihaknya meminta seluruh instansi terkait agar mengedepankan kepentingan masa depan para atlet muda. Oleh karena itu, Alpiya mendorong koordinasi ketat antara Dinas Pendidikan, Dispora, dan pihak sekolah. Hasilnya, kesepakatan bersama ini akan menghadirkan solusi objektif bagi seluruh peserta didik.
Sementara itu, pimpinan dewan menilai para atlet pelajar membutuhkan sistem pembelajaran yang jauh lebih adaptif. Pihak sekolah wajib memfasilitasi program remedial serta pendampingan belajar khusus di sela jadwal latihan. Selain itu, pemerintah provinsi harus menjadikan peristiwa ini sebagai momentum perbaikan tata kelola atlet. Pengelola pendidikan daerah wajib menyusun mekanisme evaluasi berkala bagi para siswa berprestasi tersebut. Pada akhirnya, pembenahan sistem KKO akan melahirkan generasi yang unggul dalam olahraga maupun akademik. Di sisi lain, dewan terus mengawal penyelesaian masalah ini agar tidak merugikan siswa.





