Amuntai, kalselpos.com – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dalam penurunan angka stunting di Kota Amuntai. Salah satunya melalui program HSU Ceria.
Bupati Kabupaten HSU H Sahrujani menyampaikan bahwa berdasarkan evaluasi Program HSU CERIA, 17,66 persen stunting mengalami perbaikan atau dari 366 orang balita dari 3.367 balita mengalami perbaikan status tinggi badan.
Kemudian dari 1.295o balita yang mengalami wasting, sebanyak 269 balita atau 20,77 persen berhasil memperbaiki status gizinya.
“Dari program HSU CERIA 17,66 persen stunting mengalami perbaikan status tinggi badan menurut umur dan 20,77 persen wasting juga mulai mengalami perbaikan gizi,” ujar Bupati, saat membuka kegiatan Penguatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil untuk Pencegahan Stunting.
Sementara lanjut Bupati, dari hasil Operasi Timbang Nasional menunjukkan prevalensi stunting di Kabupaten Hulu Sungai Utara menurun dari 18,93 persen pada Agustus 2025 menjadi 18,70 persen pada Februari 2026. Angka wasting juga menurun dari 10,18 persen menjadi 9,83 persen pada periode yang sama.
Meskipun begitu, hasil penurunan tersebut penurunannya belum terlalu besar, capaian menjadi bukti bahwa kerja sama dan semangat gotong royong seluruh pihak telah memberikan hasil yang positif dan harus terus ditingkatkan.
Ia mengajak kepada semua pihak untuk terus semangat dalam mendongkrak kinerja dalam pencegahan dan penurunan angka stunting di HSU.
“Perjuangan menurunkan angka stunting belum selesai. Diharapkan kegiatan penguatan kapasitas ini dapat semakin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader Posyandu dalam permasalahan stunting,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





