Musda VIII DPD AMPI Kalteng: Aric Krisnayar Terpilih Secara Aklamasi

Teks Foto:  Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, saat diwawancarai awak media (atas). Pembukaan Musda VIII DPD AMPI Kalteng ditandai dengan pemukulan katambung oleh Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo (ketiga kiri), di Ballroom Hotel Aquarius, Palangka Raya, Minggu (14/6/2026) sore (bawah).(Foto: Istimewa)(kalselpos.com)

Palangka Raya, kalselpos.com – Aric Krisnayar terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2026–2029.

 

Bacaan Lainnya

Keputusan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) VIII yang berlangsung khidmat di Ball Room Hotel Aquarius Palangka Raya, Minggu (14/6/2026) sore.

 

Aric merupakan putra dari Bias Layar, anggota Fraksi Golkar Komisi VIII DPR RI daerah pemilihan Kalteng. Kehadiran pemimpin baru ini diharapkan mampu membawa angin segar bagi soliditas dan regenerasi kader muda partai berlogo pohon beringin tersebut di Bumi Tambun Bungai.

 

Ketua Dewan Penasihat DPD AMPI Kalteng, Subandi, menyambut positif keterpilihan Aric. Namun, ia mengingatkan adanya tantangan besar yang harus segera dihadapi oleh jajaran pengurus baru agar organisasi dapat bergerak lebih progresif dan dinamis.

 

Subandi menekankan pentingnya langkah strategis yang cepat pascapelantikan, terutama dalam memperkuat struktur organisasi di seluruh tingkatan.

 

“Ketua terpilih didorong segera melakukan konsolidasi ke seluruh lini, baik internal tubuh AMPI maupun eksternal, terutama ke organisasi induk yakni Partai Golkar,” ujar Subandi yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Palangka Raya.

 

Menurut Subandi, konsolidasi mutlak dilakukan demi menyelaraskan visi AMPI sebagai organisasi sayap kepemudaan dengan Partai Golkar sebagai induk organisasi. Langkah ini krusial menghadapi agenda-agenda politik strategis ke depan.

Sebagai organisasi yang berfokus pada kaderisasi, AMPI Kalteng di bawah komando Arik dituntut bergerak cepat. Subandi memaparkan dua agenda mendesak yang harus segera direalisasikan oleh tim formatur dan ketua terpilih.

 

Pertama, pembentukan kepengurusan di 13 kabupaten dan 1 kota se-Kalteng untuk memperkuat jaringan hingga ke akar rumput (grassroots).

 

Kedua, pelaksanaan pendidikan politik dan pelatihan kepemimpinan berjenjang, mulai dari Tingkat Pratama (dasar), Andalan (menengah), hingga Madya (lanjutan).

 

“Langkah ini untuk memastikan setiap anggota memiliki kapasitas, loyalitas, dan kesiapan matang saat diterjunkan ke masyarakat maupun dalam kontestasi politik,” lanjutnya.

 

Selain urusan internal, Subandi mengingatkan agar AMPI sebagai organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) tetap peka terhadap dinamika sosial di era digital. Kader AMPI diminta tidak eksklusif atau hanya muncul saat momentum politik.

 

“Peran strategis AMPI sebagai organisasi kepemudaan harus terus ditingkatkan. Isu dan permasalahan sosial kemasyarakatan harus mendapat respons serta perhatian serius dari seluruh pengurus dan anggota,” pungkas Subandi.

 

Melalui kepemimpinan Aric untuk empat tahun ke depan, DPD AMPI Kalteng diharapkan bertransformasi menjadi wadah pemuda yang inovatif, mandiri, dan mampu melahirkan pemimpin masa depan untuk membangun daerah.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait