Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo mendesak PT PLN transparan menyampaikan informasi terkait maraknya pemadaman listrik bergilir
Palangka Raya, kalselpos.com – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mendesak PT PLN menyampaikan informasi publik secara transparan. Langkah tegas ini merespons keluhan warga terkait maraknya pemadaman listrik sepihak di wilayah setempat. Selanjutnya, Edy menyampaikan keterbukaan informasi menjadi hal penting usai menghadiri Musda XI DPD Golkar di Palangka Raya pada Sabtu (25/07/2026). Pihaknya meminta manajemen perusahaan penerangan negara tersebut mengevaluasi kendala teknis operasional di lapangan. Oleh karena itu, Pemprov Kalteng bakal melakukan inspeksi langsung guna memetakan akar permasalahan utama. Hasilnya, transparansi informasi akan memberikan kepastian serta kenyamanan bagi seluruh pelanggan rumah tangga.
Sementara itu, Edy menegaskan bahwa ketersediaan pasokan energi listrik merupakan instrumen vital penyokong ekonomi warga. Pemadaman sepihak berdurasi hingga enam jam berturut-turut terbukti sangat mengganggu produktivitas harian masyarakat. Selain itu, pihak BUMN seharusnya tidak menghentikan pasokan daya jika stok bahan bakar pembangkit dalam kondisi aman. Pihaknya berharap PLN memprioritaskan kualitas pelayanan tanpa memberikan beban tambahan kepada warga. Pada akhirnya, sinergi perbaikan fasilitas kelistrikan ini bakal memulihkan keandalan jaringan di Kalimantan Tengah. Di sisi lain, para jurnalis terus mengawal isu pemadaman listrik demi kepentingan publik secara luas.





