Kadishut Kalteng: Pekerja Sektor Kehutanan Adalah Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

Teks foto : Kadishut Kalteng, Agustan Saining. (Ist)(kalselpos.com)

Palangka Raya, kalselpos.com

Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026 menjadi momentum penting untuk mengapresiasi kontribusi seluruh pekerja dalam pembangunan bangsa. Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustan Saining, menegaskan bahwa peran pekerja tidak hanya vital di sektor industri dan ekonomi, tetapi juga dalam menjaga kelestarian hutan.

Bacaan Lainnya

 

Agustan menyampaikan bahwa para pekerja, khususnya di sektor kehutanan, memiliki peran strategis dalam memastikan keberlanjutan sumber daya alam. Menurutnya, keberhasilan program pelestarian hutan sangat bergantung pada dedikasi tenaga lapangan yang bersentuhan langsung dengan kondisi hutan setiap hari.

 

“Hari Buruh bukan hanya tentang perjuangan hak-hak pekerja, tetapi juga momen refleksi atas kontribusi besar mereka dalam menjaga keseimbangan pembangunan dan kelestarian lingkungan. Para pekerja kehutanan adalah garda terdepan dalam memastikan hutan kita tetap lestari,” ujar Agustan, Jumat (1/5/2026).

 

Ia menambahkan, tantangan di sektor kehutanan ke depan akan semakin kompleks, mulai dari ancaman deforestasi, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga dampak perubahan iklim global. Oleh karena itu, sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan pekerja menjadi kunci dalam menghadapi tantangan tersebut.

 

Agustan juga menekankan pentingnya penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dalam konteks ini, pekerja merupakan pelaku utama yang menjalankan berbagai program strategis pemerintah di lapangan.

 

“Dari tangan para pekerja lahir produktivitas, inovasi, dan harapan. Mereka adalah ujung tombak dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan berkeadilan,” tutur pria yang akrab disapa Pak Haji tersebut.

 

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dan semangat gotong royong demi mendukung kesejahteraan pekerja sekaligus menjaga alam. Agustan meyakini kesejahteraan pekerja harus berjalan selaras dengan upaya perlindungan lingkungan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

 

Peringatan Hari Buruh 2026 ini diharapkan menjadi penguat komitmen bersama dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, meningkatkan kesejahteraan buruh, serta memperkokoh peran mereka dalam pembangunan ekonomi hijau di Kalimantan Tengah.

 

“Selamat Hari Buruh 1 Mei 2026. Teruslah berkarya untuk negeri dengan tetap menjaga hutan dan lingkungan sebagai warisan berharga bagi masa depan,” pungkasnya.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait