Ribuan Jemaah Hadiri Haul ke-88 Syekh Muhammad Kasyful Anwar di Martapura Timur

Teks Foto: Bupati Banjar Saidi Mansyur saat mengikuti haul kawasan kubah almarhum Syekh Muhammad Kasyful Anwar bin H Ismail Al Banjari di Desa Melayu Ilir.(ist)(kalselpos.com)

Martapura, Kalselpos.com – Ribuan jemaah memadati kawasan kubah almarhum Syekh Muhammad Kasyful Anwar bin H Ismail Al Banjari di Desa Melayu Ilir, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Rabu (1/4/2026) malam.

 

Bacaan Lainnya

Mereka hadir untuk mengikuti peringatan haul ke-88 ulama kharismatik tersebut yang berlangsung khusyuk dan tertib.

 

Acara haul turut dihadiri Bupati Banjar H Saidi Mansyur, para habaib, ulama, serta guru-guru agama. Sejak selepas Magrib, jemaah mulai berdatangan dan memenuhi area kubah hingga meluber ke ruas jalan di sekitarnya.

 

Rangkaian kegiatan malam pertama diawali dengan salat Isya berjamaah, dilanjutkan pembacaan Surah Yasin dan Maulid Habsyi oleh Grup Maulid Ar Raudhah dari Sekumpul Martapura. Suasana semakin religius saat jemaah bersama-sama melantunkan tahlil yang ditutup dengan doa.

 

Pelaksanaan haul berlangsung dengan tertib berkat peran relawan yang mengatur arus kedatangan dan kepulangan jemaah. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti dengan penuh kekhusyukan hingga selesai.

 

Panitia menyampaikan bahwa peringatan haul ke-88 ini akan berlangsung selama tiga malam, dengan puncak acara dijadwalkan pada Jumat (3/4/2026) pukul 18.30 WITA.

 

Pada puncak acara, kegiatan akan diawali dengan salat Magrib berjamaah, pembacaan Dalail Khairat, serta pembacaan kitab Datuk Kasyful Anwar. Rangkaian dilanjutkan dengan salat Isya berjamaah, pembacaan maulid, prosesi akad nikah, tahlil, dan doa penutup.

Panitia juga mengimbau jemaah yang akan hadir pada malam puncak agar datang lebih awal serta menjaga ketertiban dan kekhusyukan selama kegiatan berlangsung.

 

Almarhum Syekh Muhammad Kasyful Anwar lahir pada 29 Maret 1887 di Desa Melayu Ilir, Martapura Timur. Beliau dikenal sebagai pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Martapura sejak 1922 hingga wafat pada 17 November 1940, dan dimakamkan di kawasan kubah Desa Melayu Ilir.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait