Bupati H Yamani Lanjutkan Program RTLH Targetkan 1.000 Rumah Tahun 2026

Teks foto  Bupati Tapin H Yamani saat menghadiri Musrembang RKPD di Pemerintah Kecamatan Piani Kabupaten Tapin.(ist)(kalselpos.com)

Rantau, kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Tapin kembali melanjutkan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada 2026. Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtam), sebanyak 1.000 unit rumah ditargetkan dibedah dan ditingkatkan kualitasnya menjadi rumah layak huni di 135 desa dan kelurahan se-Kabupaten Tapin.

 

Bacaan Lainnya

Program RTLH merupakan salah satu prioritas utama Bupati dan Wakil Bupati Tapin selama lima tahun masa kepemimpinan. Program ini sekaligus menjadi jawaban atas usulan berulang dari pemerintah desa dan kelurahan terkait kebutuhan perbaikan rumah warga kurang mampu.

 

Kepala Bappelitbang Tapin, Meidy Haris Prayoga, mengatakan program RTLH kembali digulirkan pada 2026 sebagai kelanjutan kebijakan yang telah dimulai sejak awal pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Tapin.

 

“Program RTLH kembali kita laksanakan tahun ini. Insya Allah pelaksanaannya akan dilaunching pada Februari mendatang,” ujar Meidy usai penutupan Musrenbang RKPD di salah satu kecamatan.

 

Menurut Meidy, program tersebut dirancang untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang terus mengusulkan program bedah rumah dalam forum perencanaan pembangunan.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perkimtam Tapin, Yumanto, memastikan pihaknya siap mengeksekusi program setelah seluruh tahapan administrasi rampung.

 

“Saat ini kami masih dalam proses penyusunan dan penetapan SK Bupati terkait rumah warga penerima RTLH. Setelah SK keluar, pelaksanaan program akan segera kami jalankan,” kata Yumanto.

 

Ia menegaskan, pelaksanaan RTLH akan dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran sesuai data penerima yang telah diverifikasi.

 

Bupati Tapin H Yamani menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjadikan program bedah rumah sebagai program unggulan selama masa jabatannya bersama Wakil Bupati.

 

“Pada tahun pertama kepemimpinan kami, sudah 1.000 rumah berhasil dibedah dan menjadi layak huni. Tahun 2026 ini program tersebut kembali kami lanjutkan,” ujar Yamani.

 

Ia menargetkan setiap tahun sebanyak 1.000 rumah dapat diperbaiki, sehingga hingga akhir masa jabatan lima tahun, total 5.000 rumah warga Tapin berubah menjadi rumah layak huni.

 

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Tapin agar kami selalu diberi kesehatan dan kekuatan untuk menjalankan amanah serta menepati janji pembangunan yang telah kami sampaikan,” pungkasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait