BANJARMASIN, Kalselpos.com – Lambatnya surut genangan air di sejumlah kawasan Kota Banjarmasin, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarmasin, membongkar fakta di balik persoalan yang dikeluhkan warga, khususnya di kawasan perumahan.
Kepala Disperkim Banjarmasin, Chandra menyampaikan, pihaknya langsung bergerak menindaklanjuti laporan lambannya penurunan genangan dengan melakukan pengecekan lapangan secara menyeluruh.
Fokus utama Disperkim adalah mencocokkan kondisi drainase di lapangan dengan site plan perumahan yang telah disetujui sebelumnya.
“Setelah kami telusuri, ternyata ada ketidaksesuaian antara kondisi lapangan dengan site plan yang ada. Karena itu, kami langsung melakukan penanganan sesuai kewenangan Disperkim,” ujar Chandra.
Dari hasil pengecekan, Disperkim menemukan beberapa titik perumahan yang bermasalah, di antaranya Komplek Andai jaya Prasada, Asman, Pandan Arum, hingga kawasan Meantas. Namun, perhatian khusus diberikan pada Komplek Andaj jaya Prasada yang dinilai paling krusial.
Namun setelah dicek lebih lanjut, aliran air justru terhambat karena berada di luar area perencanaan drainase Komplek Andai jaya Prasada. Bahkan, terdapat timbunan tanah di luar kawasan komplek yang memperparah aliran air.
“Komplek tersebut sebenarnya belum dibangun, tapi di luar kawasan sudah ada gundukan tanah. Ini yang menghambat aliran air,” jelasnya.
Sebagai langkah cepat, Disperkim minta pembersihan.Hasilnya, aliran air dari Komplek Andagaya Prasada kini sudah mengalir langsung ke sungai dan kondisi genangan dinyatakan kembali normal.
“Setelah dibersihkan, aliran air sudah clear. Untuk Komplek Andai jaya Prasada saat ini tidak ada lagi kendala genangan,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





