Pemko Palangka Raya komitmen Laksanakan program MBG secara Efektif dan Merata

Teks foto Plt Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak.(ist)(kalselpos.com)

Palangka Raya, kalselpos.com – Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen untuk percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik di wilayah setempat secara efektif dan merata.

 

Bacaan Lainnya

 

“Namun, pelaksanaan program ini masih menghadapi sejumlah tantangan, khususnya di kawasan bantaran sungai. Untuk itu kami sudah rapat untuk membahas penyelesaian tantangan dan percepatan penyelenggaraan Program MBG bersama sejumlah pihak terkait,” kata Plt Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak.

 

 

Dia mengatakan, kendala utama yang ditemui yakni jumlah siswa di wilayah bantaran sungai tidak mencapai batas minimal sesuai ketentuan dalam petunjuk teknis (juknis) penyelenggaraan program. Kondisi ini membuat implementasi MBG di beberapa sekolah menjadi belum optimal.

 

 

“Ketentuan juknis MBG, salah satunya adalah tersedianya dapur yang bisa mengakomodir 3.000 siswa atau minimal 1.000 siswa. Permasalahannya, di kawasan bantaran sungai jumlah peserta didik tidak sampai 1.000 siswa. Nah, ini yang perlu kita cari solusinya,” terang Arbert.

 

 

Arbert menjelaskan, tantangan ini akan menjadi salah satu fokus kerja Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG yang akan segera dibentuk. Satgas tersebut nantinya akan bertugas mendorong pelaksanaan program agar tepat sasaran sekaligus melakukan evaluasi terhadap berbagai kendala di lapangan.

Dirinya menambahkan, Pemerintah Kota Palangka Raya saat ini tengah menyiapkan langkah-langkah agar anak-anak sekolah di kawasan bantaran sungai tetap bisa memperoleh manfaat dari program MBG. Koordinasi lintas sektor juga akan dilakukan agar pelaksanaan program lebih efektif dan merata.

 

 

Melalui pembentukan Satgas ini, Arbert berharap program makan bergizi gratis di Ibu Kota Provinsi Kalteng dapat berjalan optimal, tidak hanya di sekolah dengan jumlah siswa besar, tetapi juga di wilayah yang memiliki keterbatasan jumlah peserta didik, termasuk kawasan bantaran sungai.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait