Diduga Perkosa Mahasiswi, AF Dibekuk Resmob Polres Banjarbaru

Teks foto AF pelaku dugaan pemerkosaan dan barang bukti yang berhasil diamankan pihak kepolisian (ist)

Banjarbaru, kalselpos.com – AF (34), warga Kecamatan Banjarbaru Selatan diringkus oleh Unit Resmob Polres Banjarbaru pada Senin (28/11/2023) siang lantaran diduga melakukan aksi pemerkosaan terhadap YAI (21) seorang mahasiswi.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Dody Harza Kusumah melalui Kasi Humas, AKP Syahruji membenarkan diamankannya AF yang diduga melakukan tindak pidana pemerkosaan.

Bacaan Lainnya

Diuraikannya, peristiwa ini terjadi pada Senin (27/11/2023) dini hari. Sebelumnya, AF sempat mendapati YAI tengah bersama temannya di rumahnya. Ia sempat merekam video korban bersama temannya dan mengancam akan melaporkan ke ketua RT setempat.

“Korban sempat bernegosiasi dengan pelaku untuk berdamai dan menghapus video di ponsel pelaku. Namun pelaku menolak permintaan itu,” katanya.

Dipaparkannya, sebelum aksi pemerkosaan terjadi, YAI diketahui sempat pergi ke toilet menghubungi temannya. Tak lama, AF pun mendapati YAI keluar dari toilet dan langsung melakukan tindakan tak bermoral itu.

“Atas kejadian tersebut, korban memberitahukan orang tuanya dan melaporkan peristiwa ini ke Polres Banjarbaru,” kata Syahruji.

Tak menunggu lama, Unit Resmob Polres Banjarbaru langsung melakukan penyelidikan dugaan pemerkosaan yang dialami oleh YAI. Saat hendak melakukan penggerebekan, kepolisian tidak mendapati AF di rumahnya.

“Tim kemudian melakukan penyamaran dengan berpura-pura belanja di warung pelaku dan mendapati pelaku ke luar dari dalam rumah. Kemudian tim berhasil mengamankan pelaku,” jelas Syahruji.

Berdasarkan hasil interogasi, AF mengakui perbuatanya yang telah melakukan dugaan pemerkosaan terhadap korban. Di mana, sebelum melakukan aksinya, pelaku mengancam korban akan menyebarkan video korban dengan temannya yang sebelu nya direkam oleh pelaku sehingga membuat korban takut.

Dari tangan pelaku, kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya senjata tajam jenis keris yang dilengkapi kumpang terbuat dari kayu. AF sendiri, dikenakan pasal 285 KUHP tentang tindak pidana pemerkosaan.“Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” pungkas Syahruji.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait