Pemancing Tewas di Danau Ganting, Warga Desak Dishub Barsel Pasang Rambu

Teks foto : Kawasan wisata memancing di Desa Danau Ganting, Kecamatan Dusun Selatan, Barito Selatan. Lokasi ini sempat menggegerkan warga setelah seorang pemancing ditemukan meninggal dunia akibat minimnya rambu keselamatan. (Rabudiannoor)(kalselpos.com)

Buntok, kalselpos.com

Kawasan Desa Danau Ganting, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, dikenal sebagai surga bagi para pencinta memancing. Wilayah yang dikelilingi danau, rawa, dan alur sungai ini selalu ramai didatangi pemancing lokal maupun luar daerah.

Bacaan Lainnya

 

Namun, potensi wisata air ini menyisakan kekhawatiran setelah insiden tragis yang menimpa seorang pemancing asal Buntok bernama Titin Suriance (Mama Topan). Korban sempat dinyatakan hilang selama enam hari sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

 

Peristiwa pilu tersebut memicu desakan dari masyarakat agar instansi terkait segera turun tangan membenahi aspek keselamatan di kawasan tersebut.

 

“Kejadian viral ini sudah memakan korban jiwa. Semestinya ini menjadi perhatian khusus bagi pihak berkompeten, terutama Dinas Perhubungan (Dishub), untuk memasang tanda atau rambu di alur sungai demi menghindari jatuhnya korban baru,” ujar seorang pemancing asal Buntok yang meminta identitasnya dirahasiakan, Jumat (5/6/2026).

 

Menanggapi aspirasi warga terkait urgensi pemasangan rambu sungai di Desa Danau Ganting, media ini mencoba mengonfirmasi Kepala Dinas Perhubungan Barito Selatan, Joni Priawan, melalui pesan singkat WhatsApp.

 

“Lagi di luar, nanti ya atau besok saja. Tadi siang saya langsung pulang, tidak balik ke kantor lagi. Nanti kita infokan,” ujar Joni memberikan respons awal pada Kamis sore (4/6/2026).

 

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada konfirmasi lanjutan atau solusi konkret dari pihak Dishub Barsel. Kepala Dinas mengabarkan penundaan agenda pertemuan dengan media yang semula dijadwalkan pada hari Jumat.

 

“Saya tidak turun ke kantor hari ini karena ada mertua dari Pak Benny meninggal dunia di Jalan Kelurahan, yang kebetulan mantan guru,” pungkas Joni membeberkan alasannya, Jumat (5/6/2026).

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait