Bapenda Tanbu Optimalisasi Penerimaan Pajak Daerah

Teks foto : Babak penyisihan lomba baca Kitab Kuning antar ponpes di Kalimantan Selatan. (ist)

Batulicin, kalselpos.com
Dalam upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan optimalisasi penerimaan pajak daerah, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), melakukan kegiatan tindak lanjut pengawasan bersama sekaligus bimbingan kepatuhan wajib pajak pengguna alat perekam pembayaran, di Ruang Rapat Bersujud I Kantor Bupati Tanah Bumbu, Kamis (30/11/2023).

Kepala Bapenda H Deny Haryanto melalui Sekretaris, Bryan Ajisoko menyampaikan harapannya penerapan alat perekam data transaksi (tapping box) wajib pajak pada beberapa jenis usaha di Tanbu bisa
dimaksimalkan.

Bacaan Lainnya

“Ekonomi Tanbu saat ini mengalami lonjakan, yaitu peringkat pertama penanaman modal di Kalimantan Selatan, yang investasinya melebihi angka Rp5 Triliun,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tanbu Zairullah Azhar yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, M Putu Wisnu Wardhana mengatakan, pajak sangat berkontribusi bagi pembangunan Tanbu.

“Semoga dengan adanya partisipasi dari pelaku usaha yang taat pajak ini efeknya bisa menjalar kemana-mana, bukan hanya sebagai bentuk kewajiban tapi juga keikhlasan yang bermanfaat bagi kemajuan bersama,” harapnya.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.30 Wita ini menghadirkan para pemateri yang kompeten di bidangnya, yakni Ade Pebriady, Kabid Pengembangan dan Penetapan Pajak Daerah Bapenda serta Kabid Pengendalian dan Penagihan Pendapatan Daerah, Irwan.

Alat perekam yang sering disebut dengan Pedati (perekam data transaksi) ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai media dalam memudahkan wajib pajak untuk mencatat transaksi usahanya beserta pajak usaha yang melekat di dalam transaksi tersebut.

Sementara itu, para pelaku usaha yang menjadi prioritas tindak lanjut pengawasan bersama sekaligus bimbingan kepatuhan wajib pajak pengguna alat perekam pembayaran tersebut adalah sektor perhotelan, tempat hiburan, rumah makan/restoran, dan kafe.

Dengan harapan sebagai upaya pemerintah untuk melaksanakan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait