Diduga Sakit, Tukang Ojek Ditemukan Meninggal Dunia di Terminal Mabuun

Teks foto Pihak kepolisian melakukan olah TKP penemuan mayat.(ist)

Tanjung,kalselpos.com – Satreskrim Polres Tabalong yang dipimpin oleh Iptu Galih Putra Wiratama, S.Tr.K., S.I.K., mengamankan dan melakukan olah TKP penemuan mayat pada Kamis (30/11) pagi.

Kapolres Tabalong AKBP Anib Bastian, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Sutargo, S.H., M.M., menjelaskan bahwa mayat yang ditemukan warga pada pagi itu adalah seorang pria bernama Muksin (51) warga Desa Tanta kecamatan Tanta kabupaten Tabalong.

Bacaan Lainnya

Mayat laki-laki tersebut ditemukan pertama kali oleh saksi Norhamidah (62) di Sebuah Pangkalan Ojek di Terminal Mabuun kelurahan Mabuun kecamatan Murung Pudak, Tabalong , Menurut keterangan saksi Hamidah yang berdagang disekitar Terminal tersebut.

Saksi yang pagi itu sedang menyiapkan dagangannnya melihat korban korban tiba di pangkalan ojek dan berjalan menuju warungnya, namun kemudian korban berbalik kembali menuju sepeda motornya dan korban jatuh tertelungkup.

Saksi kemudian memberi tahu orang-orang disekitar lokasi kejadian dan melaporkan kejadian tersebut kepada Polisi, polisi yang saat itu tiba di TKP mendapati korban dengan posisi tertelungkup.

Menurut Saksi Abdullah (60), korban baru sekitar 15 hari bergabung menjadi tukang ojek di pangkalan ojek tersebut , sebelumnya mangkal di pangkalan Tanjung expo Center dan sering mengeluh sakit kepala dan mengkonsumsi obat sakit kepala.
Pada saat ditemukan posisi korban korban dalam posisi tertelungkup di samping kendaraan korban menggunakan celana jeans warna biru, jaket parasut warna coklat dan sepatu warna putih merah.

Barang – barang korban yang di temukan di sekitar TKP diantaranya kendaraan Skuter metik warna biru, 2 buah handphone warna putih dan merah , uang tunai 220.500 Rupiah dan obat merk Paramex sebanyak 5 biji.
Menurut keterangan adik korban bahwa korban selama ini memiliki riwayat sakit jantung dan hypertensi dan pernah mengalami stroke.

Berdasarkan pemeriksaan oleh pihak medis RSUD Badarudin Kasim Maburai , saat korban datang dalam keadaan tidak bernyawa, terdapat luka di hidung kemungkinan karena terjatuh dan tidak di temukan luka tindak kekerasan maupun trauma

Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi dan menerima kejadian yang dialami korban karena kecelakaan / musibah dan bersedia membuat pernyataan.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait