Soal Jalan HKSN “Terbelah”, PT Air Minum Bandarmasih, Gelar Jumpa Pers

[17.18, 30/11/2023] Nanang UPI: Teks foto : []fudail BERI KETERANGAN - Direktur Operasional PT AM Bandarmasih, Edwarsyah (kanan) dan Senior Manager, Walino, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (30/11/23) siang. Direktur Operasional PAM Bandarmasih, Edwarsyah [17.18, 30/11/2023] Nanang UPI: itu naikan

Banjarmasin, kalselpos.com – Setelah heboh diberitakan bekas galian yang membelah jalan di Jalan HKSN, Kecamatan Banjarmasin Utara, akhirnya PT Air Minum (PT AM) Bandarmasih buka suara.

Beberapa hari belakangan ini masyarakat sekitaran Jalan HKSN banyak mengeluhkan dengan keberadaan eks lubang galian tersebut.

Bacaan Lainnya

Warga tidak hanya menyoalkan galian itu, tetapi juga pembongkaran jalan tersebut telalu ke tengah, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat yang lewat.

Direktur Operasional PT AM Bandarmasih, Edwarsyah, mengatakan bahwa proyek galian tersebut, merupakan penambahan pipa distribusi baru berdiameter 315 mm dan 160 mm.

“Sepanjang 2100 meter untuk yang 315 mm, serta 750 meter untuk yang diameter 160 mm,” ujarnya kepada sejumlah awak media.

Edwarsyah menjelaskan, proyek di Jalan HKSN tersebut adalah untuk meningkatkan daya distribusi air ke beberapa wilayah ujung pelayanan, seperti daerah Alalak dan sekitar.

“Serta juga ini untuk mengatasi kehilangan air atau kebocoran, yang sudah pada tingkat 40 persen pada jalur distribusi itu,” katanya.

Ia juga menyampaikan, progres pengerjaan yang dilakukan sudah mencapai 74 persen.

“Ditargetkan akan selesai pada pertengahan bulan depan, atau sekitar tanggal 15 Desember 2023 nanti,” janjinya.

Namun mengapa dalam proyek galian pipa ini dilakukan pada tengah median jalan.

“Sebab di median bahu jalan, di sisi kiri maupun kanan itu sudah dipenuhi oleh instalasi pipa yang lain,” jelasnya.

“Baik itu pipa milik PT AM, pipa limbah milik PAL dan kabel jaringan komunikasi. Jadi sudah tidak ada space lagi untuk pengerjaan di bagian pinggir jalan,” sambungnya.

Terkait dengan perbaikan jalan bekas penggalian itu sendiri, Edward menjanjikan akan mengembalikannya seperti keadaan yang semula.

Untuk saat ini, pihaknya sudah melakukan pengambalinan jalan yang di bongkar atau dilakukan pengaspalan sudah sepanjang 350 meter.

“Karena kita juga sudah berkoordinasi dan berkonsultasi dengan pihak PUPR untuk itu, jadi bisa kami pastikan nanti bisa mengembalikan seperti kondisi yang ada. Mendekati lah paling tidaknya,” tandasnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait