Hijrah Ekonomi: Seruan Kebijakan berpihak pada Rakyat

Teks Foto Ketua Umum SMUK, Ahmad Zaki,(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Solidaritas Masyarakat untuk Keadilan (SMUK) mendorong pemerintah mengambil langkah strategis dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang kian berat. Momentum 1 Muharram 1448 Hijriah dinilai sebagai waktu yang tepat untuk melakukan “hijrah ekonomi” menuju sistem yang lebih adil dan berpihak pada rakyat.

 

Bacaan Lainnya

Ketua Umum SMUK, Ahmad Zaki, menegaskan kebijakan ekonomi tidak boleh hanya berorientasi pada stabilitas makro, tetapi juga harus menyentuh kebutuhan riil masyarakat. Ia menyoroti melemahnya daya beli akibat inflasi dan tekanan nilai tukar.

SMUK mengusulkan moratorium sementara terhadap proyek strategis yang tidak berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Anggaran tersebut dinilai lebih efektif dialihkan ke program jaring pengaman sosial, termasuk subsidi pangan dan energi.

 

Selain itu, pemerintah diminta memperkuat kebijakan moneter melalui intervensi pasar serta memperluas penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan internasional guna mengurangi ketergantungan pada dolar.

 

Di sektor riil, SMUK menekankan pentingnya kedaulatan pangan dan energi berbasis lokal. Subsidi langsung bagi petani dan nelayan dinilai dapat memperkuat ketahanan ekonomi domestik.

Melalui langkah tersebut, semangat hijrah diharapkan tidak berhenti pada simbol spiritual, tetapi diwujudkan dalam kebijakan nyata yang mampu menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait