Amuntai,kalselpos.com– Organisasi perempuan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Aisyiyah merupakan gerakan perempuan Muhammadiyah memiliki banyak kegiatan langsung ke masyarakat.
Aisyiyah HSU juga memiliki program rutin baik di bidang kesehatan, ekonomi, sosial dan pendidikan.
Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten HSU Ir Hj. Isnainah mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk menguatkan sinergi multi pihak terutama Pemda setempat, hingga pemerintah desa, tokoh organisasi, tokoh masyarakat untuk dapat kontribusi bagi capaian pembangunan daerah.
Program inklusi yang dilaksanakan nantinya adalah penurunan angka stunting, perkawinan usia anak, pemenuhan HKSR, kepemimpinan perempuan dan pemberdayaan ekonomi.
“Dengan kegiatan langsung di masyarakat memastikan tidak ada elemen masyarakat yang tertinggal dalam pembangunan,” ujarnya.
Enam desa fokus yang dilaksanakan kegiatan adalah Desa Baruh Tabing, Rantau BUjur, Murung Panggang, Cangkering, Murung Asam dan Padang Bangkal.
“Kami juga akan melakukan pelatihan Kader yang akan menjadi penggerak pembangunan di tingkat desa dan komunitasnya,” katanya.
Kegiatan ini, mengangkat tema Kepemimpinan perempuan untuk peningkatan akses kesehatan dan ekonomi bagi perempuan Dhu’afa Mustadh’afin dengan pendekatan inklusif dan hak perempuan.
Kegiatan dihadiri Rosyidah M.Kes Ph.D merupakan Pimpinan Pusat Aisyiyah. Dirinya mengatakan, program inklusi ini dilaksanakan di lima provinsi termasuk Kalimantan Selatan termasuk Kabupaten HSU.
Dengan adanya kegiatan ini juga terdapat salah satu fokus program yaitu menurunkan angka stunting yang ada di daerah,”Salah satu upayanya dengan mendirikan rumah gizi di setiap desa yang menjadi lokus,” tandasnya.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





