Cuitan bubarkan Pol PP Banjar, ‘Ganggu’ instansi Penegak Perda tersebut

//istimewa 'GANGGU' POL PP - Cuitan di medsos yang sempat 'menganggu' Satpol PP Kabupaten Banjar.fahmi(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com -Cuitan media sosial yang dilakukan TS, salah seorang yang menuding, kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banjar, yang disebutkan tidak mampu menegakan Perda, sempat menarik perhatian berbagai kalangan, khususnya pegawai di instansi yang tertuding tersebut.

Cuitan yang mengatakan “Bubarkan Saja Satpol PP Lantaran Tidak Berani Menegakan Perda Karena Oknum Politisi” itu diduga bermuara lantaran TS menilai, Satpol PP dianggap tidak berani menindak bangunan yang diduga melanggar Perda yang diduga milik seorang politisi di Kabupaten Banjar.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut terungkap pasca beberapa media mendatangi Kantor Satpol PP Kabupaten Banjar dan mendapati Kasatpol PP Banjar, Irwan Kumar, untuk menanyakan ihwal tudingan TS tersebut, pada Kamis (04/08/2022) kemarin.

“Yang bersangkutan sudah menunjukan itikad baiknya dengan datang dan meminta maaf usai membuat tudingan itu, karena sebelumnya kami juga memberi waktu guna menunggu itikad baik yang bersangkutan (TS),” Ujar Kasatpol PP, Irwan Kumar.

Lebih jauh Irwan menjelaskan, jika dalam menindak sesuatu hal yang diduga melanggar Perda, haruslah memperhatikan prosedur, aturan serta rekomendasi dari SOPD, sehingga sejatinya dalam penindakan mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikasi yang baik.

“Untuk menjalankan tugas, kita tidak serta merta melakukan penindakan, karena ada prosedur yang harus diperhatikan. Jika berkaitan dengan bangunan kita harus memiliki rekomendasi dari SOPD yang berkaitan dengan perizinan bangunan tersebut,” ujar Irwan.

Kembali ke ihwal tudingan TS, Kepala Bidang Satpol PP Kabupaten Banjar, Yosi juga angkat bicara.

Ia sempat menanyakan kepada TS, maksud dari ungkapan tersebut.

“Sebagaimana kita ketahui, yang bersangkutan kan berprofesi sebagai Jurnalis TV Lokal, namun ketika yang bersangkutan datang untuk mengklarifikasi menyatakan, perkataan itu merupakan ungkapan pribadi bukan profesi,” tandas Yosi.

 

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.