Sekdakab Kotabaru hadiri Raker Optimalisasi PAD se-Kalsel

  • Whatsapp
Sekretaris Daerah Kotabaru Drs H Said Akhmad Assegaf MM membuka Raker se-Kalimantan Selatan tentang Optimalisasi PAD.Muliana (kalselpos.com)

Kotabaru, kalselpos.com – Sekretaris Daerah Kotabaru Drs H Said Akhmad Assegaf, MM menghadiri Rapat kerja (Raker) se-Provinsi Kalimantan Selatan terkait optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diselenggarakan Badan Pendapatan Daerah setempat yang dilangsungkan di Hotel Grand Surya Kotabaru, Kamis (25/11).

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan BPKP Kalsel, Direktur Bank Kalsel, Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi Kalsel, Kepala SKPD, Kepala BAKEUDA/ BPKPD/ BAPENDA/BPPRD Kabupaten/Kota Se-Kalsel, Ketua Asosiasi Pengelola Sarang Burung Walet, Pimpinan Perusahaan, perwakilan para wajib pajak, serta tamu undangan yang hadir.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Daerah H Said Akhmad dalam sambutannya mengatakan,
kemandirian fiskal daerah merupakan indikator utama dalam mengukur kemampuan pemerintah daerah untuk membiayai sendiri kegiatan Pemerintah Daerah tanpa tergantung bantuan dari pihak luar termasuk Pemerintah Pusat.

Jika mengacu berdasarkan kriteria daerah belum mandiri yang ditetapkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) besaran Indek Kapasitas Fiskal (IKF) nol persen sampai dengan 25 persen.

Sedangkan IKF tertinggi Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan hanya sebesar 19,30 persen dan yang terendah sebesar 6,11 persen. Dengan kata lain keuangan daerah di seluruh Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan masih belum mandiri.

Maka dari itu untuk terciptanya kemandirian fiskal daerah diperlukan upaya-upaya optimalisasi PAD seperti, melalui serangkaian kebijakan, tindakan dan strategi, identifikasi potensi PAD, pengelolaan data potensi dan wajib pajak, serta perbaikan administrasi.

Selain itu juga terus melakukan kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi lainnya atas pajak dan retribusi daerah.

“Semoga rapat kerja ini dapat memberikan hasil yang diharapkan dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan PAD sehingga dapat meningkatkan kemandirian fiskal daerah seluruh Kabupaten/Kota dalam Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Sekda H Said Akhmad.

Dengan semakin mandirinya keuangan daerah sudah pasti akan menimbulkan kemajuan dalam pembangunan daerah masing-masing dan kemajuan Provinsi Kalimantan Selatan secara keseluruhan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.