PAD HSU Alami Penurunan

  • Whatsapp
PARIPURNA-Bupati HSU Abdul Wahid HK memberikan jawaban Kepala Daerah terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD atas diajukannya Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2022. (humas)(kalselpos.com)

Amuntai,kalselpos.com – Pendapatan Pajak Daerah (PAD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berkurang bila dibandingkan dengan APBD tahun 2021.

Menjawab hal itu, Bupati HSU H Abdul Wahid HK menilai, sebabnya berkurangnya, estimasi target pendapatan pada Pajak Daerah, Retribusi Daerah, dan lain-lain pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yakni sekitar 16,88 persen.

Bacaan Lainnya

Hal ini diutarakan, Bupati Wahid saat Rapat Paripurna DPRD HSU dalam agenda
Penyampaian Jawaban Kepala Daerah terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD atas diajukannya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022 Kabupaten HSU, Selasa lalu (12/10) di Aula DPRD setempat.

Dalam Penyampaian Jawaban Kepala Daerah tersebut, Bupati Wahid mengatakan, setelah menyimak dan mempelajari isi dari Pemandangan Umum yang disampaikan masing-masing Fraksi DPRD, Bupati menanggapi bahwa, sebagaimana dalam Nota Penjelasan RAPBD Tahun 2022 yang lalu, kelompok pendapatan Asli Daerah, yang terdiri dari, pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan Lain-lain PAD yang sah, mengalami penurunan.

Adapun penurunannya dengan estimasi sekitar 16,88 persen bila dibandingkan dengan APBD tahun anggaran 2021.

“Sedangkan pada Pendapatan Transfer, yang terdiri dari, Pendapatan Transfer dari Pemerintah Pusat, dan Pendapatan Transfer antar Daerah, mengalami penurunan dengan estimasi sekitar 1,52 persen,”katanya.

Disampaikannya, penurunan target pada kelompok Pendapatan Asli Daerah, disebabkan berkurangnya estimasi target pendapatan pada, Pajak Daerah, yakni turun sebesar 10,47 persen- Retribusi Daerah, yakni turun sebesar 17,44 persen dan – Lain-lain PAD yang sah, yakni turun sebesar 20,39 persen.

Lanjutnya, pada Pendapatan Transfer, penurunan target terjadi pada Pendapatan Transfer antar Daerah, yakni sebesar 1,52 persen.

Sementara, menanggapi pertanyaan Fraksi Dewan, terkait dengan upaya konkret Pemkab HSU yang akan dilakukan dalam meningkatkan Pendapatan Daerah tersebut, Bupati Wahid menyebut dalam upaya meningkatkan Pendapatan Daerah, khususnya PAD yang bersumber dari Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Pemkab HSU melalui BP2IRD akan selalu berupaya disamping melaksanakan sosialisasi secara terus menerus dan penagihan secara intensif kepada wajib pajak, juga telah mengupayakan pemasangan alat perekam transaksi (Tapping Box) pada hotel-hotel, restoran dan rumah makan.

Sehingga potensi pajak dapat digali semaksimal mungkin, serta mengupayakan penyesuaian tarif retribusi dengan kondisi atau perkembangan ekonomi masyarakat sekarang.

“Saat ini, Pemkab juga sudah menggunakan Sistem Teknologi Informasi dengan menyediakan Sistem/Aplikasi SIMPATDA yang berbasis web, yang dapat diakses dimanapun sehingga memberikan kemudahan bagi Wajib Pajak dan Wajib Retribusi dalam melakukan Pendaftaran serta Pembayaran Pajak dan Retribusi, juga Penyetoran secara secara online langsung ke Kas Daerah,” Imbuhnya.

Selain itu, Pemerintah Daerah juga selalu mengupayakan penggalian Potensi penerimaan daerah, khususnya sektor Pajak dan Retribusi Daerah, misalnya dengan mengembangkan Potensi Objek Wisata.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.