Tim Gabungan Ringkus Pelaku Pemerkosaan Asal Kaltim

  • Whatsapp
Gadis di bawah umur asal Paser, Kalimantan Timur mendapat pelecehan seksual oleh pamannya sendiri.(Hafidz)(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Nasib malang dialami seorang gadis di bawah umur asal Paser, Kalimantan Timur. Ia diperkosa seorang pria berinisial SG (38) yang tak lain adalah pamannya sendiri.

Kejadian nahas ini dialami gadis berusia 13 tahun itu pada Februari 2021 silam. Saat korban dititipkan di rumah SG oleh keluarganya. Korban diperkosa sebanyak lima kali di waktu yang berbeda.

Bacaan Lainnya

Setiap melakukan aksi bejatnya, SG mengancam akan memukuli korban jika tak mau berhubungan badan.SG diketahui telah memiliki istri dan dua orang anak melakukan aksi bejatnya saat rumah sepi.

Perbuatan tak senonoh itu terungkap setelah korban menceritakan kepada orangtuanya. Merasa tak terima, orang tua korban melaporkan kasus pemerkosaan itu ke polisi.

Tanpa menunggu lama, Polsek Batu Sopang, Polres Paser mengusut kasus ini. Namun SG yang mengetahui dirinya telah dilaporkan keburu melarikan diri.

Pengejaran pun dilakukan terhadap SG. Ia terendus telah melarikan diri ke Kalimantan Selatan. Dari informasi yang didapat polisi SG bersembunyi di daerah Kecamatan Belimbing Kabupaten Banjar.

Pelarian SG di Kalsel akhirnya terhenti di tangan tim gabungan unit Jatanras Polres Paser dan unit Reskrim Polsek Batu Sopang berkoordinasi dengan Team Resmob “Macan Kalsel” Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kalsel, serta Team Tekap Polres Banjar dan Polsek Belimbing.

Polisi mendapat informasi bahwa SG tengah bersembunyi sekaligus bekerja di salah satu perusahaan di Kecamatan Belimbing. Dibantu pihak perusahaan SG akhirnya berhasil diringkus di tempat kerjanya.

“Alhamdulillah upaya penangkapan yang kita backup membuahkan hasil. Perkara persetubuhan terhadap anak-anak. Undang-undang perlindungan anak,” ujar Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kalsel,  AKBP Andy Rahmansyah, Rabu (13/10).

Andy mengatakan, hasil interogasi sementara SG mengakui jika telah memperkosa keponakannya sendiri sebanyak lima kali.

“Katanya khilafah dan menyesali perbuatannya,” ujar Andy.

Selain itu, SG juga mengaku setiap ingin aksinya selalu mengancam jika korban tak menuruti. “Pelaku mengancam akan memukuli korban jika tidak melayani,” bebernya.

Selanjutnya SG dibawa ke Polres Paser guna dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

“Kami hanya backup. Pelaku sudah diamankan. Kasusnya ditangani Polres Paser,” pungkas Andy.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.