2 Anak Tewas saat Terjadi Peristiwa Kebakaran di Binuang

  • Whatsapp
Paska terjadinya kebaran di Jalan Pantai Atas, RT 04, RW 01, Kelurahan Raya Belanti, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin.(ist)(kalselpos.com)

Rantau, kalselpos.com – Kebakaran yang terjadi di Jalan Pantai Atas, RT 04, RW 01, Kelurahan Raya Belanti, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin sekitar pukul 20.30 tak hanya menghanguskan dua buah bangunan saja namun juga menewaskan dua orang anak-anak.

Bacaan Lainnya

Dari data Polsek Binuang korban kebakaran tersebut yakni Rumah atasnama Rahman (40) dan jumlah jiwa yang terdampak lima orang dengan kondisi rumah terbakar 100 persen dan menewaskan dua orang anak inisial R (9) jenis kelamin perempuan anak dari Kamariah alias Imei dari suami pertamanya Maulana Ibrahim dan B (3) jenis kelamin laki-laki anak Kamariah alias Imei dari suami keduanya Rahman.

Sementara itu rumah di sebelahnya yang ikut terbakar atas nama H. Mardiansyah (63) dengan jumlah jiwa yang terdampak tujuh jiwa dan kondisi rumah yang terbakar kurang lebih 20 persen.

Kapolsek Binuang, Iptu Bara Pratama Mahaputra membenarkan kebakaran rumah yang terjadi di Kelurahan Raya Belanti menewaskan dua orang dari salah satu pemilik rumah yang terbakar.

Kronologis kejadian tersebut, ibu korban Kamariah alias Imei (33) bersama anak nomor 2 bernama Humairah yang berumur 5 ,5 tahun mengikuti acara yasinan tetangga di seberang rumahnya, sedangkan suami (Rahman) sedang bekerja di luar.

“Pada saat itu Warga melihat ada gumpalan asap tebal di sebelah rumah TKP dan warga langsung mendatangi rumah Rahman untuk memadamkan api, “jelas Bara.

Ketika sampai di TKP warga langsung mendobrak pintu rumah akan tetapi api sudah mulai membesar dan sudah membakar semua isi rumah serta tidak sempat menyelamatkan korban yang ada di dalam rumah, di duga kedua korban sedang tidur.

Setelah api berhasil di kuasai oleh barisan pemadam kebakaran (BPK), baru kedua korban bisa dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Binuang selanjutnya Aparat Kepolisian etempat memasang Police Line di tempat kejadian.

Sementara untuk penyebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan.

Sementara Saksi Mata Dahliansyah mengatakan kejadian tersebut saat itu orang tua korban sedang berada di luar rumah mengikuti acara pengajian.

“Pada saat kejadian api telah berkobar besar, untuk masuk ke rumah tidak bisa, menyelamatkan korban di dalam rumah, sementara warga berusaha untuk memadamkan api, “ujarnya.

Dengan kejadian tersebut kedua anak dan rumahnya yang korban kebakaran tidak terselamatkan.

Sejak berita ini diturunkan, sejumlah pihak manyalurkan bantuan baik dari masyrakat setempat maupun dari pemerintah daerah dan untuk mengetahui peyebab rerjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.